Michael Burry, investor yang dikenal sebagai model dunia nyata bagi film 'The Big Short,' mengidentifikasi pasar kredit privat sebagai faktor risiko potensial dalam menggelegaknya investasi kecerdasan buatan (AI) pada 27 Mei. Burry memperingatkan bahwa perusahaan asuransi telah mengumpulkan kepemilikan besar produk kredit berisiko dengan likuiditas rendah sebagai aset, dan suku bunga tinggi yang berkepanjangan dapat menyebabkan kerugian besar yang menyebar ke risiko industri keuangan secara sistemik. Ia secara khusus menyoroti bahwa perusahaan asuransi yang dimiliki private equity telah memasukkan sekuritas terstruktur seperti asset-backed securities yang terkait kontrak sewa pusat data dan semikonduktor.
Perusahaan Asuransi Mengumpulkan Sekuritas Terstruktur Terkait AI
Burry menyatakan melalui Substack-nya bahwa perusahaan asuransi yang dimiliki private equity telah memasukkan dalam jumlah besar produk kredit yang lebih berisiko dan kurang likuid ke dalam aset mereka dalam beberapa tahun terakhir, menurut Business Insider pada 27 Mei. Ia mencatat bahwa perusahaan private equity membeli perusahaan asuransi lalu menambahkan sekuritas terstruktur seperti asset-backed securities ke portofolio mereka, dengan aset-aset tersebut berbasis pada kontrak sewa yang terkait pusat data dan semikonduktor. Pasar kredit privat telah memainkan peran besar dalam menyediakan pendanaan yang dibutuhkan untuk proyek pembangunan pusat data AI saat perusahaan memperluas upaya penggalangan dana mereka.
Imbal Hasil Obligasi Treasury yang Meningkat Menguji Model Leverage Private Equity
Burry menunjuk bahwa suku bunga yang lebih tinggi dan bertahan dalam periode yang lebih lama dapat menjadi katalis bagi krisis industri kredit privat. Ia menyinggung imbal hasil US 10-year Treasury yang naik ke sekitar 4,68% baru-baru ini, dan menggambarkan level tersebut sebagai sesuatu yang sulit diterima industri private equity. Burry menjelaskan bahwa kenaikan signifikan imbal hasil US 10-year Treasury selama lima tahun terakhir telah membuat struktur industri private equity dan private credit yang beroperasi dengan leverage besar semakin sulit untuk dipertahankan.
Burry Memperingatkan Risiko Keuangan Sistemik dari Kerugian Asuransi
Burry menyatakan kekhawatiran bahwa perusahaan asuransi terhubung erat dengan sistem keuangan, sehingga kerugian skala besar pada perusahaan asuransi dapat menyebar menjadi risiko sistemik. Ia mengatakan bahwa jika industri AI ambruk dan aset investasi kredit terkait AI milik perusahaan asuransi mengalami kerugian signifikan, ini dapat menimbulkan risiko bagi seluruh sistem keuangan. Burry menambahkan bahwa jika perusahaan asuransi bangkrut, dana penjamin asuransi di AS akan turun tangan untuk melindungi pemegang polis, sehingga menciptakan kemungkinan bahwa pembayar pajak bisa menanggung beban pada skenario terburuk. Sepanjang tahun ini, Burry secara konsisten menyuarakan kehati-hatian mengenai harga aset terkait AI, dengan mengklaim bahwa valuasi perusahaan-perusahaan terkait AI telah menjadi terlalu tinggi dan mengambil posisi short pada NVIDIA dan Palantir. Pada bulan April, ia menilai bahwa industri kredit privat dan private equity sedang "mendekati akhir," sambil menunjuk pada masalah ekspansi leverage dan meningkatnya aset yang tidak likuid.
FAQ
Apa yang Burry peringatkan pada 27 Mei?
Michael Burry memperingatkan bahwa pasar kredit privat menjadi faktor risiko potensial dalam menggelegaknya investasi AI, dengan menyoroti secara spesifik bahwa perusahaan asuransi yang dimiliki perusahaan-perusahaan private equity telah mengumpulkan produk kredit berisiko dengan likuiditas rendah yang terkait kontrak sewa pusat data dan semikonduktor.
Mengapa Burry percaya suku bunga yang lebih tinggi mengancam pasar kredit privat?
Burry menyatakan bahwa imbal hasil US 10-year Treasury yang mencapai sekitar 4,68% merupakan level yang sulit diterima industri private equity, karena kenaikan signifikan imbal hasil selama lima tahun terakhir telah membuat struktur berbasis leverage dari industri private equity dan private credit semakin sulit untuk dipertahankan.
Bagaimana kerugian perusahaan asuransi bisa menciptakan risiko keuangan sistemik?
Burry menjelaskan bahwa perusahaan asuransi terhubung erat dengan sistem keuangan, sehingga jika aset investasi kredit terkait AI yang dimiliki perusahaan asuransi mengalami kerugian signifikan akibat ambruknya industri AI, ini bisa menyebar menjadi risiko bagi seluruh sistem keuangan, dengan dana penjamin asuransi yang berpotensi memerlukan dukungan dari pembayar pajak pada skenario kebangkrutan.