Saham KOSPI Turun 4% Lalu Pulih Berkat Pembelian Asing Senilai 256,2 miliar Won

Indeks Saham KOSPI Korea Selatan turun lebih dari 4% pada perdagangan awal, namun kerugian tertekan karena investor asing mencatat net buy senilai 256,2 miliar won. Indeks acuan melemah karena lemahnya pasar AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pembelian oleh investor asing dan institusi membalik aksi jual, sehingga indeks kembali pulih dari titik terendah intraday mendekati level 6500.

Menurut Bursa Efek Korea, KOSPI berada di 6794,29 pada pukul 09:20 waktu setempat, turun 26,31 poin (0,39%) dibandingkan hari perdagangan sebelumnya. Indeks dibuka di 6643,58, turun 177,02 poin (2,60%), dan sempat jatuh lebih dari 4% pada perdagangan awal sebelum memulihkan sebagian besar kerugian.

Investor Asing dan Institusi Net Buy 256,2 Miliar Won

Di pasar sekuritas, investor asing net buy 256,2 miliar won dan institusi net buy 13,2 miliar won, sementara investor ritel net sell 279,8 miliar won.

Di antara saham berkapitalisasi pasar terbesar, Samsung Electronics naik 0,59% dan SK Hynix naik 2,39%. SK Square (0,41%) dan Samsung Electro-Mechanics (3,52%) juga menunjukkan penguatan. Hyundai Motor (-3,76%), LG Energy Solution (-2,84%), dan Samsung Life Insurance (-2,72%) mengalami penurunan.

Berdasarkan sektor, listrik dan elektronik (0,53%) serta real estat (0,28%) naik, sedangkan mesin dan peralatan (-4,43%), asuransi (-4,31%), serta instrumen medis dan presisi (-4,23%) melemah.

NASDAQ AS Turun 1,40% karena Kekhawatiran Model AI

Pada waktu setempat 17 Mei, bursa saham New York jatuh di seluruh papan perdagangan karena aksi jual berlanjut pada saham semikonduktor berbasis kecerdasan buatan (AI). Indeks NASDAQ yang berfokus pada teknologi turun 1,40%.

Analisis menyebutkan sentimen investor melemah akibat kekhawatiran prospek profitabilitas perusahaan AI besar AS setelah startup AI China Moonshot AI merilis model AI terbarunya, 'Kimi K3', secara gratis, dengan penilaian performa tinggi.

Berita adanya korban di kalangan pasukan AS yang ditempatkan di Yordania meningkatkan ketegangan militer antara AS dan Iran, sementara lonjakan harga minyak internasional turut membebani pasar saham domestik.

Lee Kyung-min, peneliti di Daishin Securities, menyatakan: "Penurunan tajam saham semikonduktor AS dan global bukan karena perubahan fundamental. Meski kekhawatiran tentang puncak industri semikonduktor mulai diangkat, volatilitas laba sejauh ini terbatas, dan prospek laba diperkirakan cenderung naik hingga 2027."

Lee menambahkan: "Bagian awal pekan ini saat KOSPI berada di level sekitar 6000 dapat dilihat sebagai peluang untuk menambah posisi. Untuk semikonduktor, perangkat keras TI, perangkat IT, baterai sekunder, galangan kapal, bahan kimia, dan sektor mesin, strategi akumulasi dengan memanfaatkan volatilitas jangka pendek efektif."

KOSDAQ Mengurangi Kerugian hingga Penurunan 1,90%

Pada saat yang sama, indeks KOSDAQ berada di 776,82, turun 15,02 poin (1,90%) dibandingkan hari perdagangan sebelumnya. Indeks KOSDAQ dibuka di 773,21 dan menunjukkan tren penurunan kerugian yang mirip dengan KOSPI.

Di pasar KOSDAQ, investor ritel dan institusi masing-masing net buy 40,7 miliar won dan 4 miliar won, sementara investor asing net sell 44,9 miliar won.

Di antara saham berkapitalisasi pasar terbesar, Alteogen (1,27%), Rainbow Robotics (0,38%), dan Kolon TissueGene (0,97%) naik, sedangkan EcoPro BM (-3,74%), EcoPro (-3,63%), dan Jusung Engineering (-0,32%) turun.

Samchundang Pharmaceutical melonjak 29,82% setelah diketahui bahwa perusahaan menerima surat tanggapan resmi untuk pre-ANDA (pertemuan pra-pengajuan) terkait pengembangan generik oral semaglutide dari US Food and Drug Administration (FDA).

FAQ

Q: Apa yang dilakukan investor asing dalam perdagangan saham KOSPI pada hari ini?
A: Investor asing net buy 256,2 miliar won di pasar sekuritas, sementara institusi net buy 13,2 miliar won dan investor ritel net sell 279,8 miliar won.

Q: Mengapa saham KOSPI turun pada perdagangan awal?
A: KOSPI melemah karena lemahnya pasar AS, di mana NASDAQ turun 1,40% akibat kekhawatiran AI, serta meningkatnya ketegangan geopolitik Timur Tengah setelah kabar adanya korban pasukan AS di Yordania yang meningkatkan ketegangan militer antara AS dan Iran, sehingga harga minyak internasional melonjak.

Q: Bagaimana kinerja Samsung Electronics dan SK Hynix?
A: Samsung Electronics naik 0,59% dan SK Hynix naik 2,39% selama sesi perdagangan, sehingga berkontribusi pada pemulihan KOSPI dari kerugian awal.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar