Menurut CNBC, CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, menyarankan agar tidak membeli saham dan obligasi pemerintah AS jangka panjang pada harga saat ini dalam sebuah wawancara yang dirilis Senin malam, dengan mengatakan bahwa pasar sangat meremehkan risiko ekonomi global. Ia menyoroti meningkatnya ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Ukraina dan Timur Tengah, ketegangan AS–China, serta meningkatnya belanja militer di tengah defisit fiskal yang melebar, dan menggambarkan risiko-risiko tersebut sebagai “kemungkinan lebih serius daripada yang umumnya diperkirakan”.
Terkait investasi kecerdasan buatan (AI), Dimon mengambil sikap hati-hati, membandingkan gelombang investasi AI saat ini dengan tahap awal era internet. Meskipun ia yakin investasi AI pada akhirnya akan menghasilkan imbal hasil, ia memperingatkan bahwa imbal hasil tersebut kecil kemungkinan terwujud seperti yang saat ini diperkirakan pasar, dengan menunjuk paralel historis dengan perusahaan-perusahaan seperti Yahoo dan Netscape yang gagal meski sempat sukses di awal era internet.