Investor Jepang di usia 20-an mengalihkan 34,6% keuntungan saham ke belanja mewah ketika Nikkei 225 melonjak 30%

JPN225-4,26%
Menurut Bloomberg, survei SMBC Nikko Securities pada akhir Mei menemukan bahwa 34,6% investor Jepang berusia 20–29 tahun telah atau berencana menggunakan keuntungan dari investasi saham untuk membeli barang-barang mewah—proporsi tertinggi di seluruh kelompok usia, dan hampir menyamai 34,5% yang mengatakan mereka akan menginvestasikan kembali. Perubahan ini terjadi saat indeks Nikkei 225 telah naik lebih dari 30% sepanjang tahun ini, sementara investor muda memanfaatkan kenaikan tersebut untuk membeli perhiasan kelas atas, mobil sport, dan barang-barang perancang. Fenomena ini menandai pergeseran nyata dari budaya tabungan tradisional Jepang. Keuntungan portofolio yang belum direalisasi di kalangan rumah tangga Jepang telah membengkak menjadi sekitar 150 triliun yen dalam tiga tahun terakhir, dengan penerima manfaat yang lebih muda mengalihkan keuntungan ke konsumsi, bukan tabungan atau investasi properti.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar