Pria IRGC Serang Pangkalan AS di Yordania, Bahrain, Kuwait; AS Membalas

CL0,54%

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan serangan terhadap target militer AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait pada tanggal 13, menurut kantor berita IRNA milik negara Iran. IRGC menyatakan serangan menargetkan Prince Hassan Air Base di Yordania, pusat komando drone AS di Bahrain, serta Ali Al Salem Air Base di Kuwait, menggambarkan operasi tersebut sebagai balasan atas serangan AS dan menyebutnya sebagai “fase 1” dari operasi balas dendam. Komando Pusat AS mengonfirmasi pada tanggal 12 (waktu setempat) bahwa pihaknya menyelesaikan serangan presisi terhadap puluhan target Iran di berbagai wilayah untuk menurunkan kemampuan Iran menyerang pengiriman internasional melalui Selat Hormuz, jalur maritim penting bagi perdagangan global yang penguasaannya masih diperebutkan antara AS dan Iran.

IRGC Menyerang Berbagai Instalasi Militer AS

Pernyataan IRGC yang dikutip IRNA melaporkan adanya serangan di Prince Hassan Air Base di Yordania, pusat komando drone AS di Bahrain, dan Ali Al Salem Air Base di Kuwait, di antara pangkalan udara lainnya. Kantor berita TASS milik negara Rusia mengutip IRGC yang menyatakan, “Api berkobar di gudang amunisi dan tangki penyimpanan bahan bakar sebagai hasil dari serangan ini, dan serangan Yordania ini hanya tahap pertama dari operasi balasan kami.”

Kantor berita Fars milik semi-resmi Iran melaporkan bahwa IRGC “sepenuhnya menghancurkan tangki penyimpanan bahan bakar dan sistem pertahanan udara Patriot di pangkalan militer AS di Ali Al Salem, Kuwait.” Kantor berita itu juga melaporkan bahwa Angkatan Udara Iran menyerang fasilitas perawatan helikopter, hanggar pesawat tempur P-8 Poseidon, serta pusat komando dan kendali drone di Sheikh Isa US Air Force Base di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS. IRGC menyatakan, “Operasi balasan akan terus berlanjut.”

Yordania dan Kuwait Mencegat Rudal Iran

Militer Yordania mengumumkan melalui kantor berita negaranya bahwa pihaknya “mencegat dan menembak jatuh empat rudal yang diluncurkan dari Iran.” Militer Kuwait memberi tahu kantor berita negara KUNA bahwa pihaknya “saat ini sedang mencegat target-target udara bermusuhan di wilayah udaranya.”

Komando Pusat AS Melakukan Serangan Presisi terhadap Aset Iran

Komando Pusat AS mengumumkan melalui X (dulu Twitter) pada tanggal 12 (waktu setempat) bahwa pihaknya “menyerang secara presisi puluhan target di beberapa wilayah untuk menurunkan kemampuan Iran menyerang pengiriman internasional yang melintasi Selat Hormuz,” dengan menyelesaikan operasi ofensif baru yang menargetkan Iran pada tanggal 12.

Pernyataan itu menjelaskan, “Komando Pusat AS menggunakan pesawat tempur AS, kapal angkatan laut, drone serang udara satu arah, dan drone serang maritim satu arah untuk menyerang sistem pertahanan udara Iran, pangkalan radar pesisir, kemampuan operasi rudal dan drone, serta kapal-kapal kecil untuk pertama kalinya.”

Komando Pusat AS menekankan dalam unggahan yang sama, “Selat Hormuz adalah jalur pelayaran maritim penting untuk perdagangan global, dan Iran tidak menguasainya,” seraya menambahkan, “Pasukan AS sepenuhnya siap dan dikerahkan untuk memastikan kebebasan navigasi bagi kapal-kapal komersial meskipun Iran terus melakukan serangan yang tidak adil, tindakan mengganggu, ancaman, dan pernyataan sepihak.”

Harga Minyak Mentah WTI Naik 4,12% di Tengah Eskalasi

Harga minyak internasional memperluas kenaikan hingga kisaran 4% seiring bentrokan bersenjata antara AS dan Iran terus berlanjut. Pada pukul 1:26 PM, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman diperdagangkan pada 74,35 dolar AS per barel, naik 4,12% dari sesi sebelumnya.

FAQ

Apa yang diserang IRGC pada tanggal 13?

IRGC mengumumkan serangan terhadap Prince Hassan Air Base di Yordania, pusat komando drone AS di Bahrain, serta Ali Al Salem Air Base di Kuwait, di antara pangkalan udara lainnya, menurut kantor berita IRNA milik negara Iran pada tanggal 13.

Apa yang diserang Komando Pusat AS pada tanggal 12?

Komando Pusat AS mengumumkan pada tanggal 12 (waktu setempat) bahwa mereka melakukan serangan presisi terhadap puluhan target Iran termasuk sistem pertahanan udara, pangkalan radar pesisir, kemampuan operasi rudal dan drone, serta kapal-kapal kecil di beberapa wilayah untuk menurunkan kemampuan Iran menyerang pengiriman internasional melalui Selat Hormuz.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar