Iran Mengusulkan Gencatan Senjata 10 Hari di Selat Hormuz, Trump Menuntut Teheran “Bayar Harga”

Menurut Jerusalem Post, Teheran mengusulkan gencatan senjata selama 10 hari yang dimulai pada 21 Juli, dengan para mediator dari Qatar, Mesir, Oman, dan Pakistan yang telah mengajukan proposal tersebut kepada Amerika Serikat. Gencatan senjata ini bertujuan untuk menyelesaikan isu kebebasan navigasi di Selat Hormuz, dengan salah satu langkah yang diusulkan berupa pembukaan “koridor transit” bagi kapal-kapal niaga. Pejabat AS mengungkapkan bahwa Washington meminta jeda yang diperpanjang dan menuntut adanya kesepakatan parsial terkait akses pengiriman di Hormuz sebelum gencatan senjata tersebut mulai berlaku. Seorang pejabat menyatakan bahwa Presiden Trump sedang berupaya membuat Iran “membayar harga” atas pelanggaran dan tindakan yang menyebabkan kematian personel militer AS, sementara beberapa pejabat pemerintahan menolak usulan Iran sebagai “absurd” dan “tidak logis”.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar