Saham IBM Anjlok 21% Setelah Pendapatan Kuartal Kedua Meleset

IBM0,92%

Saham IBM turun sekitar 21% dalam perdagangan pra-pembukaan pada Selasa, jatuh ke sekitar $226,80, setelah International Business Machines merilis hasil pendahuluan kuartal kedua yang meleset dari ekspektasi Wall Street. Perusahaan melaporkan laba disesuaikan sebesar $2,93 per saham dengan pendapatan $17,2 miliar, di bawah perkiraan analis sebesar $3,01 per saham dan pendapatan $17,86 miliar menurut FactSet. CEO Arvind Krishna menyebut kekurangan tersebut akibat perubahan yang tak terduga pada belanja pelanggan selama pekan-pekan terakhir Juni, ketika klien mengalihkan anggaran belanja modal dari perangkat lunak dan infrastruktur ke pembelian perangkat keras, sementara beberapa kesepakatan besar tertunda melewati kuartal. Hasil yang mengecewakan memunculkan kekhawatiran tentang perlambatan belanja TI perusahaan dan membebani sentimen investor di beberapa bagian sektor teknologi.

IBM Melaporkan Laba Kuartal Kedua di Bawah Ekspektasi Analis

IBM melaporkan laba disesuaikan sebesar $2,93 per saham dengan pendapatan $17,2 miliar untuk kuartal kedua. Analis memperkirakan laba sebesar $3,01 per saham dan pendapatan $17,86 miliar, menurut FactSet. Hasil pendahuluan tersebut lebih rendah dari perkiraan laba dan pendapatan, memicu penurunan tajam harga saham perusahaan selama perdagangan pra-pembukaan pada Selasa.

CEO Arvind Krishna Menyebut Ketertinggalan karena Perubahan Belanja Pelanggan

Chief Executive Officer Arvind Krishna menyebut kinerja yang mengecewakan akibat perubahan yang tak terduga pada belanja pelanggan selama pekan-pekan terakhir Juni. Alih-alih berinvestasi pada penawaran perangkat lunak dan infrastruktur IBM, banyak klien mengalihkan anggaran belanja modal mereka ke pembelian perangkat keras, termasuk server, sistem penyimpanan, dan chip memori. Krishna mengatakan IBM memperkirakan adanya gangguan dari tantangan rantai pasokan yang sedang berlangsung, tetapi meremehkan sejauh mana pelanggan akan mengubah prioritas belanja. Ia juga mengakui bahwa perusahaan tidak merespons perubahan situasi dengan cukup cepat, dengan beberapa kesepakatan besar melampaui penutupan kuartal dan berkontribusi pada kekurangan laba.

Penurunan Saham IBM Mencerminkan Kekhawatiran Belanja TI Perusahaan

Penurunan tajam saham IBM mencerminkan kekhawatiran bahwa pelanggan TI perusahaan menjadi lebih berhati-hati dalam belanja TI dan memprioritaskan investasi perangkat keras yang penting dibanding proyek teknologi yang lebih luas. Hasil pendahuluan yang lebih lemah menutupi strategi jangka panjang IBM terkait kecerdasan buatan dan komputasi awan hibrida, sementara investor justru fokus pada perlambatan jangka pendek pendapatan perangkat lunak dan infrastruktur. Aksi jual tersebut juga membebani sentimen di sebagian sektor teknologi, khususnya perusahaan yang terpapar pada belanja TI perusahaan.

FAQ

Apa yang dilaporkan IBM untuk laba kuartal kedua pada Selasa?

IBM melaporkan laba disesuaikan sebesar $2,93 per saham dengan pendapatan $17,2 miliar untuk kuartal kedua, lebih rendah dari ekspektasi analis sebesar $3,01 per saham untuk laba dan $17,86 miliar untuk pendapatan menurut FactSet.

Mengapa hasil kuartal kedua IBM meleset dari ekspektasi Wall Street?

CEO Arvind Krishna menyebut kekurangan tersebut akibat perubahan yang tak terduga pada belanja pelanggan selama pekan-pekan terakhir Juni, dengan klien mengalihkan anggaran belanja modal dari perangkat lunak dan infrastruktur ke pembelian perangkat keras termasuk server, sistem penyimpanan, dan chip memori, sementara beberapa kesepakatan besar tertunda melewati kuartal.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar