Menurut Bursa Korea, harga emas di pasar KRX mencetak titik terendah year-to-date sebesar 189.810 won per kilogram pada 24 Juli, turun 29,65% dari puncak Januari sebesar 269.810 won. Penurunan ini dipicu oleh melonjaknya harga minyak mentah setelah eskalasi militer AS-Iran, yang memunculkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve dan mengurangi daya tarik relatif emas tanpa imbal hasil sebagai aset aman. Minyak mentah Brent sempat menembus $100 per barel, sementara imbal hasil US Treasury 10 tahun mencapai 4,7%.
Saat ketegangan AS-Iran mereda pada 24 Juli berkat negosiasi yang dimediasi Oman dan kedua pihak menghentikan operasi militer, harga minyak mentah Brent turun tajam menjadi $87 per barel. Harga emas pulih, mencapai 192.210 won pada 27 Juli, naik 1,26% dari 24 Juli. Para analis memperkirakan emas akan terus pulih seiring harga minyak mentah internasional yang stabil.