Menurut Bloomberg, pemerintah Ghana mengalokasikan 500 miliar cedi (sekitar 429 juta dolar AS) dalam anggaran revisi 2026 pada 28 Juli untuk membeli emas dari penambang skala kecil melalui Ghana Gold Board. Proyek ini sebelumnya dibiayai oleh bank sentral, tetapi dialihkan ke kendali fiskal setelah kekhawatiran IMF terkait sifatnya yang kuasi-fiskal.
Sejak Ghana Gold Board memperoleh kendali atas ekspor emas skala kecil, ekspor emas tahunan negara itu lebih dari dua kali lipat dari 10,3 miliar dolar AS pada 2024 menjadi 21 miliar dolar AS pada 2025. Kebijakan ini membantu meningkatkan cadangan devisa resmi menjadi 14,5 miliar dolar AS per Februari 2026, sementara cedi menguat sekitar 41 persen pada 2025 dan inflasi turun menjadi 5,3 persen pada Juni dari 23,8 persen pada akhir 2024.