Ketegangan Geopolitik Mendorong WTI ke $101,45; Bank Sentral Mempertahankan Sikap Agresif Menjelang Pemilu Inggris 7 Mei

Gangguan pasokan geopolitik dan sikap bank sentral yang hawkish secara serempak terus mempertahankan harga energi yang tinggi dan tekanan inflasi di seluruh pasar global. Minyak mentah WTI tetap kokoh di atas ambang $100 pada sekitar $101,45, didorong oleh blokade angkatan laut AS yang masih berlangsung terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran serta ketidakpastian yang terus berlanjut mengenai normalisasi jalur maritim Selat Hormuz. Premi risiko sektor energi terus membendung pertumbuhan sekaligus mendorong inflasi yang sulit turun.

Bank-bank sentral utama—Federal Reserve (terbelah 8-4), Bank of England (terbelah 8-1), dan European Central Bank—mempertahankan sikap suku bunga “lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama”, dengan mengutamakan pengendalian inflasi daripada stimulus pertumbuhan meski momentum ekonomi melambat. Di Inggris, pemilihan lokal 7 Mei menjadi ujian penting bagi Perdana Menteri Starmer; potensi kekalahan besar bisa memicu tantangan kepemimpinan. Pasar keuangan memantau imbal hasil gilt sebagai indikator real-time kredibilitas fiskal, yang menandakan bahwa setiap perubahan kebijakan akan segera menghadapi sorotan pasar obligasi.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

S&P 500, Nasdaq Menguat Pekan Ini; Keduanya Mencetak Reli Enam Pekan Berturut-Turut Terpanjang Sejak Oktober 2024

Menurut ChainCatcher yang mengutip data Gate, indeks S&P 500 naik 0,9% minggu ini, indeks Dow Jones menguat 0,5%, dan indeks Nasdaq naik 1,1%. S&P 500 dan Nasdaq kini telah naik selama enam pekan berturut-turut, menandai rentetan kemenangan terpanjang mereka sejak

GateNews1jam yang lalu

Pasar Saham AS Ditutup Variatif pada 1 Mei; Dow Turun 0,31%, Nasdaq Naik 0,89%

Pada 1 Mei, pasar saham AS ditutup bervariasi. Dow Jones Industrial Average turun 152,87 poin menjadi 49.499,27 (turun 0,31%), sementara S&P 500 naik 21,11 poin menjadi 7.230,12 (naik 0,29%). Nasdaq Composite naik 222,13 poin menjadi 25.114,44 (naik 0,89%). Di antara sebelas sektor S&P 500, sembilan mengalami penurunan

GateNews1jam yang lalu

Pasar Saham AS Melonjak 6 Triliun pada April, S&P 500 Naik 10,4% ke Rekor 7.173,91

Pada April 2026, pasar saham AS melonjak lebih dari $6 triliun dalam nilai, dengan S&P 500 naik 10,4% hingga ditutup di atas 7.173,91, menjadi kenaikan bulanan terkuatnya sejak November 2020. Nasdaq Composite naik 15,3% menjadi 24.887,10, sementara Dow Jones Industrial Average menguat 7,1% hingga

GateNews5jam yang lalu

PMI Manufaktur AS untuk April Dilaporkan di 54,5 oleh S&P Global

Menurut S&P Global, indeks manajer pembelian manufaktur (PMI) AS untuk April berada di angka 54,5, dirilis pada 1 Mei. Pembacaan di atas 50 menandakan ekspansi dalam aktivitas manufaktur.

GateNews7jam yang lalu

Indeks Ketakutan VIX Turun ke Level Terendah dalam Dua Bulan di 16,72

Menurut Golden Ten, indeks ketakutan VIX turun ke level terendahnya dalam lebih dari dua bulan, mencapai 16,72.

GateNews8jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar