Menurut Kitco News, Ian Samson dari Fidelity International memprediksi emas akan kembali ke pasar banteng pada tahun 2027 setelah mencapai all-time high sebesar $5.600 per ons lebih awal tahun ini. Samson mengatakan perusahaannya menurunkan porsi emas dari overweight menjadi neutral antara Januari dan Februari, sebelum terjadinya penurunan harga. Emas melemah dari rekor tertingginya pada akhir Januari, dengan penurunan yang makin cepat setelah konflik Iran meningkat pada Februari.
Meski menghadapi hambatan dalam waktu dekat, Samson mengatakan Fidelity belum meninggalkan keyakinannya terhadap arah jangka panjang emas. “Kami punya rencana untuk kembali menambah porsi emas,” kata Samson. Waktunya akan bergantung pada kebijakan suku bunga, harga minyak, dan sinyal teknis, dengan potensi dukungan di sekitar $4.000 per ons serta sinyal yang cukup bullish di $4.300.