Disney Meluncurkan Infinity Vision untuk Bersaing dengan Imax

CryptoFrontier

Disney meluncurkan label bioskop berformat besar baru bernama Infinity Vision yang dirancang untuk menyaingi Imax, dengan inisiatif ini dijadwalkan debut pada bulan September sebelum Avengers: Doomsday dari Marvel Studios pada bulan Desember, menurut Bloomberg. Program ini mengharuskan auditorium yang berpartisipasi menampilkan layar minimal selebar 50 kaki, proyeksi laser, dan suara surround Dolby 7.1, dengan sekitar 5.500 layar di seluruh dunia yang memenuhi standar tersebut.

Detail Peluncuran dan Sertifikasi

Peluncuran Infinity Vision dimulai dengan rilis ulang pada bulan September untuk Avengers: Endgame, diikuti oleh rilis pada bulan Desember Avengers: Doomsday. Menurut Bloomberg, Disney menggambarkan Infinity Vision sebagai sesuatu yang melampaui spesifikasi teknis, termasuk dukungan pemasaran dan penawaran khusus untuk bioskop dan penonton yang berpartisipasi. Saat ini, terdapat 75 bioskop premium berformat besar yang telah tersertifikasi Infinity Vision beroperasi di Amerika Serikat, dengan 300 di antaranya berada di luar negeri.

Konteks Kompetitif dan Hubungan dengan Imax

Langkah ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam kemitraan bioskop premium. Jaringan bioskop mulai membahas standar sertifikasi bersama tahun lalu untuk layar premium yang dipasarkan di bawah merek yang sudah ada, termasuk XL milik AMC, Regal RPX, dan Cinemark XD. Secara khusus, Avengers: Doomsday tidak akan memiliki layar Imax eksklusif pada akhir pekan pembuka, karena Dune: Part Three dijadwalkan pada kerangka rilis yang sama berdasarkan kesepakatan Imax yang sudah ada. Bloomberg melaporkan bahwa Disney menghasilkan pendapatan Imax lebih banyak dibanding studio Hollywood lainnya, sehingga perkembangan ini berpotensi menjadi hal yang signifikan bagi hubungan Imax.

Alasan Strategis: Format Premium dan Monitisasi Sekuel

Inisiatif Infinity Vision selaras dengan strategi industri yang lebih luas untuk “mengubah rilis menjadi sebuah acara” serta mengimbangi pengembalian yang lebih lemah dari film-film sekuel besar. Seiring penonton menjadi lebih selektif, studio dan jaringan bioskop memanfaatkan format premium dan acara eksklusif untuk membenarkan harga tiket yang lebih tinggi serta bersaing dengan opsi hiburan di rumah. Menurut Bloomberg, analis telah menaikkan target harga untuk Imax setelah hasil rekor box office, yang menunjukkan pasar format premium tetap kompetitif. Label baru ini, bagaimanapun, bisa jadi justru mempersulit lanskap pasar, karena penonton bioskop sudah menghadapi beberapa merek premium internal, dan Infinity Vision mungkin dipandang sebagai rebranding ketimbang penawaran yang benar-benar berbeda.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
CalmWarehouseUnderTheAuroravip
· 2jam yang lalu
Bagi penonton, selama kualitas gambar dan suara benar-benar meningkat, tidak masalah. Jangan hanya mengganti nama dan menaikkan harga.
Lihat AsliBalas0
BridgeWhisperervip
· 4jam yang lalu
IMAX kali ini tekanannya benar-benar maksimal.
Lihat AsliBalas0
Cross-SectionOfSucculentvip
· 7jam yang lalu
Disney sendiri turun tangan untuk membuat merek layar lebar besar, rasanya seperti ingin memegang teguh "harga tiket premium".
Lihat AsliBalas0
OldBlackVelvetKeyvip
· 11jam yang lalu
Semoga tidak mengikuti metode media streaming: terlebih dahulu mengumpulkan konsep lalu perlahan menyusut, pengalaman bioskop tidak tahan dengan gangguan.
Lihat AsliBalas0
GateUser-83c80dd0vip
· 11jam yang lalu
Apakah di masa depan akan muncul ikatan tersembunyi bahwa "film Disney akan menjadi prioritas/hasil terbaik di bioskop sendiri"?
Lihat AsliBalas0
There'sABullMarketInTheGlass.vip
· 11jam yang lalu
Waktu peluncuran di bulan September diatur dengan baik, pas untuk mengejar jadwal akhir tahun.
Lihat AsliBalas0
WatercolorGlassBottlevip
· 11jam yang lalu
75% tetap di Amerika Serikat, ekspansi ke luar negeri adalah strategi kemenangan yang sebenarnya.
Lihat AsliBalas0
GateUser-c3de680bvip
· 11jam yang lalu
IMAX Apakah akan berbalik menjalin kerja sama yang lebih mendalam dengan studio lain? Gelombang ini mungkin mendorong restrukturisasi aliansi.
Lihat AsliBalas0
CandleSittervip
· 11jam yang lalu
Yang dikhawatirkan: semua pihak akan mengerjakan "layar raksasa", akhirnya berubah menjadi perang kata-kata pemasaran yang kacau.
Lihat AsliBalas0
LiquidityLibrarianvip
· 11jam yang lalu
Jika teknologi benar-benar keren, pasar akan menjadi lebih kompetitif, dan penonton justru akan merasa lebih puas.
Lihat AsliBalas0
Lihat Lebih Banyak