Seorang pakar kripto membagikan prediksi pasar lengkap dengan fokus pada harga BTC dan ETH.
Ia memperkirakan aset kripto dan saham akan mencapai titik terendah pada Q3 2026.
Setelah itu, akan ada tahun yang bullish pada 2027, sehingga BTC bisa mencapai $140.000.
Tadi pagi, aset kripto perintis, Bitcoin (BTC), kembali merebut kisaran harga $80.000, menghidupkan kembali sentimen bullish untuk waktu singkat. Hal ini mendorong analis ahli membagikan indikator bullish lainnya yang ikut menyala di seluruh pasar kripto. Misalnya, sejumlah aset altcoin menunjukkan sinyal positif dan bullish pada masing-masing bagan harga mereka. Salah satu pakar kripto membagikan prediksi pasar lengkap yang berfokus pada harga BTC dan ETH untuk 2026-2027.
Awal 2026 menjadi masa yang tidak mulus bagi komunitas kripto, karena harga BTC kembali jatuh ke harga 5 digit sejak crash pasar kripto pada Q4 2025. Sementara banyak yang menyerukan bahwa siklus pasar beruang sudah dimulai, yang lain tetap bullish dan melihat fase penurunan pasar ini sebagai koreksi jangka pendek, sehingga mendapat julukan short crypto winter. Dari sini, para analis terus mengamati indikator-indikator bullish.
Sejauh ini, pendapat yang paling populer adalah adanya bull cycle yang diperpanjang akibat kekurangan likuiditas dan ekstensi dari bull cycle itu sendiri. Banyak pakar finansial seperti Raoul Pal menyatakan peluang tinggi skenario supercycle 5 tahun terjadi tahun ini, yang berarti harga BTC dan altcoin bisa terus menembus level ATH baru dalam minggu-minggu dan bulan-bulan mendatang. Saat kita memasuki Mei 2026, satu pakar membagikan prediksi pasar lengkap.
🚨 PREDIKSI PASAR LENGKAP SAYA UNTUK 2026-2027
Mei-Juni 2026
– $BTC turun di bawah $58K, puncak kepanikan
– $ETH menuju $1,600, S&P 500 di bawah $6,800Q3 2026
– $BTC membentuk titik terbawah, paus mulai mengakumulasi
– Perubahan kepemimpinan The Fed memicu penurunan paling tajam
– Pemotongan suku bunga pertama tiba,… pic.twitter.com/mbzX8XDubl— philarekt (@philarekt) 3 Mei, 2026
Seperti yang bisa kita lihat dari postingan di atas, pakar ini memulai prediksi pasar lengkap untuk 2026-2027 dengan berfokus pada harga BTC dan ETH untuk bulan Mei dan Juni. Di sini, ia memperkirakan harga BTC akan turun di bawah kisaran $58.000, yang memicu puncak pada kondisi pasar yang panik. Ini, pada gilirannya, akan mendorong harga ETH menuju kisaran $1.600 sementara S&P 500 diperkirakan mencapai $6.800.
Ke depan, postingan tersebut membahas Q3 dan Q4 2026. Kuartal pertama akan memungkinkan BTC menetapkan titik terbawah baru, memicu akumulasi oleh paus. Selain itu, perubahan kepemimpinan The Fed bisa memicu penurunan paling tajam, yang mengarah pada pemotongan suku bunga pertama, mendorong ketidakpercayaan pada kripto ke titik maksimum, dan membuat S&P 500 tergelincir menuju kisaran $5.200. Kuartal berikutnya akan melihat BTC masuk tren naik baru untuk merebut kembali harga di atas $90.000.
Lebih dari itu, narasi AI dan kripto diperkirakan akan menghadirkan jutaan peserta baru, yang akhirnya diakhiri dengan peluncuran QE di tengah krisis global, sehingga likuiditas membanjir kembali. Postingan itu menyimpulkan bahwa seluruh tahun 2027 akan membuat BTC menembus ATH baru pada kisaran harga $140.000, menjadikannya aset safe haven teratas secara global. Artinya, mereka yang mengakumulasi pada Q3 2026 akan melipatgandakan kepemilikan mereka menjadi tiga kali lipat untuk tahun berikutnya.
Artikel Terkait
Perusahaan Menaikkan Kepemilikan Bitcoin Sebanyak 444 BTC Menjadi 15.000 Total, CEO Ungkap di X
Bitcoin Layer 2 Citrea Meluncurkan Token Tata Kelola CTR dengan Pasokan 10 Miliar, 60% untuk Komunitas
Program Ulang Tahun ke-3 untuk Kaum Muda dari CEX tertentu meluncurkan kegiatan pengiriman CV kreatif
Bitcoin Berbalik dari Puncak $80,594 ke $79,000 Setelah Laporan Rudal Iran; Harga Minyak Melonjak 5%
Strategi Memegang 818.334 BTC dengan Keuntungan Belum Terealisasi senilai $2,598 miliar; Bitmine Membukukan Kerugian $6,289 miliar di ETH