Pada periode 24 Juli 2026 pukul 13:00 hingga 13:15 UTC, BTC mengalami penurunan tajam sebesar 0,62% dalam 15 menit, dari $64.799,6 turun menjadi $64.359,2 USDT, dengan volatilitas mencapai 0,68%. Dalam 24 jam terakhir, BTC turun dari puncak sekitar $65.808 menjadi sekitar $64.406, dengan penurunan sekitar 0,95%, dan harga saat ini berada di area terendah harian. Perhatian pasar meningkat, volatilitas menguat, namun secara keseluruhan masih tergolong koreksi yang moderat, bukan gejolak besar.
Dorongan utama dari anomali kali ini adalah eskalasi berkelanjutan konflik militer AS–Iran. Angkatan bersenjata AS melakukan serangan udara untuk malam ke-13 berturut-turut ke fasilitas militer Iran; Iran mengancam akan memblokade Selat Hormuz. Risiko geopolitik melonjak tajam sehingga dana mengalir ke dolar AS dan obligasi AS, menekan sentimen aset berisiko. Di saat yang sama, serangan terhadap kapal tanker di Laut Merah ditambah dengan risiko pemblokiran Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah Brent menembus level psikologis $100 per barel, memperkuat ekspektasi inflasi dan menguatkan perkiraan bahwa The Fed mempertahankan suku bunga tinggi, sehingga menciptakan tekanan ganda bagi BTC.
Kedua, ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada Juli dan sepanjang tahun 2026 telah diinternalisasi oleh pasar. Ekonom Natixis memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga sepanjang 2026 tetap tidak berubah, sementara Ketua Federal Reserve Bank of Dallas, Logan, mendorong suku bunga yang lebih tinggi untuk menghadapi inflasi yang terus berlanjut. Kenaikan harga minyak semakin mengurangi ruang untuk pemangkasan suku bunga. Selain itu, indeks Dow Jones menunjukkan aksi jual sehingga preferensi risiko secara keseluruhan menurun dan secara tidak langsung menyeret sentimen pasar kripto. Kondisi makro dan resonansi kebijakan pada 24 Juli 2026 ketika Trump mengenakan putaran tarif baru terhadap puluhan mitra dagang, mendorong tekanan bersama terhadap aset berisiko melalui berbagai ketidakpastian.
Saat ini, BTC telah menembus area kunci $64.400. Pada level 15 menit, moving average berubah menjadi bearish dan ADX mencapai 30,15, yang menandakan tren penurunan jangka pendek memiliki momentum tertentu. Dukungan jangka pendek yang perlu dicermati adalah $64.359 (terendah 24 jam) dan level psikologis $64.000. Likuiditas pada order book sangat rendah; rasio buy-sell depth memang mencapai 4,88, tetapi lebih mencerminkan keberadaan order besar per transaksi, sehingga perlu diwaspadai potensi volatilitas harga yang tajam di lingkungan likuiditas rendah. Investor perlu terus memantau perkembangan konflik AS–Iran, apakah harga minyak mentah bisa bertahan di atas $100, kata-kata dalam pernyataan rapat The Fed pada bulan Juli, serta perubahan volume perdagangan spot BTC.