Presiden Brasil Lula Sebut Rencana Pungutan Selat Hormuz ala Trump sebagai 'Perompakan' pada 13 Juli

Pada 13 Juli, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengkritik rencana Presiden AS Trump untuk mengenakan biaya 20% pada kargo yang melintas di Selat Hormuz, dengan menyebutnya sebagai tindakan perompakan. Berbicara dalam sebuah acara publik di negara bagian São Paulo, Lula mengatakan bahwa tindakan seperti itu secara historis akan dianggap sebagai perompakan, dan memperingatkan bahwa sebuah negara besar yang sejak lama menentang perompakan tidak boleh menjadi seperti itu sendiri.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar