Bloomberg: Saham Korea Menjadi “Ladang Uji” bagi Volatilitas yang Didorong Leverage

SKHY26,29%
SKHYV-0,98%
GS9,13%

Bloomberg menerbitkan analisis pada 15 Mei yang menyatakan bahwa saham Korea telah menjadi “lahan uji” di mana leverage mendorong pergerakan pasar lebih banyak daripada fundamental perusahaan, menyusul peristiwa 13 Mei ketika SK Hynix turun 15% dan memaksa operator leveraged ETF menjual saham senilai miliaran dolar AS. Laporan tersebut menyoroti bahwa sekitar 10 leveraged ETF terkait Samsung Electronics dan SK Hynix yang terdaftar di Seoul pada Mei mengalami penurunan kira-kira 40% sejak mulai terdaftar. Bloomberg mengaitkan volatilitas tersebut dengan umpan balik loop di mana kewajiban rebalancing ETF memicu penjualan paksa yang memperbesar pergerakan harga ke bawah, dengan investor ritel yang memegang posisi jangka panjang menanggung kerugian terbesar. Goldman Sachs memperkirakan bahwa leveraged ETF menjual sekitar $5 miliar (sekitar ₩7,4 triliun) saham SK Hynix pada 13 Mei untuk menyesuaikan rasio eksposur, yang mewakili sekitar 18% dari volume perdagangan spot dan futures gabungan pada hari itu. Analisis tersebut mencatat bahwa ini menggambarkan dinamika pasar di mana “harga saham bergerak semata-mata berdasarkan arus dana tanpa perubahan fundamental.”

Analisis Bloomberg Mengidentifikasi Leverage sebagai Penggerak Pasar Utama

Artikel Bloomberg pada 15 Mei berjudul “Korea's AI Stock Plunge Becoming Lesson in Leverage Excess” menyatakan bahwa “saham Korea yang dipimpin AI sedang menjadi studi kasus tentang apa yang terjadi ketika leverage menjadi penggerak pasar yang lebih kuat daripada fundamental.” Laporan tersebut mendokumentasikan bahwa ketika saham SK Hynix turun 15% pada 13 Mei, operator leveraged ETF untuk satu saham dipaksa untuk menjual saham senilai puluhan miliar dolar AS demi mempertahankan rasio posisi, dan penjualan tersebut menciptakan feedback loop yang semakin menekan harga.

Goldman Sachs Memperkirakan Penjualan Paksa $5 Miliar pada 13 Mei

Goldman Sachs memperkirakan dalam sebuah laporan kepada investor institusional bahwa leveraged ETF kemungkinan menjual sekitar $5 miliar (sekitar ₩7,4 triliun) saham SK Hynix untuk menyesuaikan rasio eksposur. Volume tersebut mewakili sekitar 18% dari volume perdagangan spot dan futures gabungan SK Hynix pada hari itu.

Pencatatan SK Hynix ADR Menciptakan Keterkaitan Pasar Seoul–New York

Bloomberg mengangkat kemungkinan bahwa volatilitas pada saham Korea dapat menyebar ke pasar global, dengan mencatat bahwa SK Hynix memiliki bobot kapitalisasi pasar yang besar di KOSPI dan baru-baru ini mendaftarkan ADR di Nasdaq di Amerika Serikat, menciptakan struktur di mana pasar New York dan Seoul saling terhubung hampir 24 jam sehari. Laporan tersebut mendokumentasikan bahwa ketika ADR SK Hynix melonjak 27% di Amerika Serikat pada hari sebelumnya, KOSPI memantul lebih dari 7% secara intraday pada 15 Mei, menunjukkan pergerakan ADR tercermin dalam KOSPI.

Analis Menggambarkan Mekanisme Umpan Balik Leverage

Arun Singhal, CEO Indicus Capital, mengatakan kepada media bahwa “Korea sedang menjadi lahan uji real-time yang menunjukkan apa yang terjadi ketika leverage mulai menggerakkan pasar itu sendiri, bukan sekadar memantulkannya,” sambil menambahkan bahwa “ketika harga saham naik, lebih banyak arus leverage masuk, dan leverage memperkuat kenaikan lebih jauh; kemudian mekanisme yang sama beroperasi secara terbalik saat terjadi penurunan.” Adil Ebrahim, kepala ekuitas di Clay Group, menyatakan bahwa “produk spekulatif sering berakhir dengan air mata ketika pasar berbalik,” menambahkan bahwa “ini tepat momen tersebut, ketika fundamental perusahaan belum berubah tetapi leveraged ETF terlibat dalam penjualan paksa yang memperbesar penurunan.”

FAQ

Apa yang dikatakan Bloomberg tentang saham Korea pada 15 Mei?
Bloomberg menerbitkan analisis yang menyatakan bahwa saham Korea telah menjadi “lahan uji” di mana leverage mendorong pergerakan pasar lebih banyak daripada fundamental perusahaan, menyusul peristiwa 13 Mei ketika SK Hynix turun 15% dan memaksa operator leveraged ETF menjual saham senilai miliaran dolar AS untuk mempertahankan rasio posisi.

Berapa banyak leveraged ETF yang diperkirakan dijual Goldman Sachs pada 13 Mei?
Goldman Sachs memperkirakan dalam sebuah laporan kepada investor institusional bahwa leveraged ETF kemungkinan menjual sekitar $5 miliar (sekitar ₩7,4 triliun) saham SK Hynix pada 13 Mei untuk menyesuaikan rasio eksposur, yang mewakili sekitar 18% dari volume perdagangan spot dan futures gabungan pada hari itu.

Bagaimana pergerakan SK Hynix ADR memengaruhi KOSPI pada 15 Mei?
Bloomberg mendokumentasikan bahwa ketika ADR SK Hynix melonjak 27% di Amerika Serikat pada hari sebelumnya, KOSPI memantul lebih dari 7% secara intraday pada 15 Mei, menunjukkan pergerakan ADR tercermin dalam KOSPI melalui keterkaitan pasar hampir 24 jam yang diciptakan oleh pencatatan ADR Nasdaq yang baru-baru ini.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar