Menurut Kookmin Ilbo, pada 27 Juli Apple kembali merebut posisi nomor satu berdasarkan kapitalisasi pasar dunia dengan valuasi sebesar $4,948 triliun, setelah sahamnya naik 1,17% menjadi $336,91. Ini menandai pertama kalinya Apple memegang peringkat teratas sejak April 2025. Sementara itu, saham Nvidia turun sekitar 5%, sehingga pembuat chip AI itu tergeser ke posisi kedua.
Perubahan ini mencerminkan pergeseran pasar dari strategi investasi AI yang agresif. Meski perusahaan teknologi besar termasuk Nvidia, Microsoft, Alphabet milik Google, dan Amazon telah mengejar belanja modal besar-besaran untuk infrastruktur AI, pendekatan Apple yang lebih hati-hati terhadap belanja AI membuatnya menjadi investasi yang lebih stabil di tengah meningkatnya volatilitas pada saham-saham terkait AI.