Menurut CNBC pada 7 Juli, Josie Brown, CEO Resolute Wealth Management, memperkirakan Apple sebagai saham Magnificent 7 yang paling menjanjikan untuk paruh kedua tahun 2026, dengan target harga 400 dolar AS. Brown menggambarkan Apple sebagai "raksasa tidur" yang diabaikan pasar terkait persaingan AI.
Brown berpendapat bahwa Apple memiliki posisi yang lebih kuat dibandingkan perusahaan Big Tech lainnya dalam monetisasi AI. Ia menyebut basis pengguna perangkat Apple sebanyak 2,5 miliar, yang memungkinkan perusahaan menyediakan fitur AI premium melalui layanan langganan iCloud+ berbayar, sehingga menciptakan model bisnis yang lebih kuat dibandingkan pesaing yang membutuhkan investasi besar di infrastruktur. Apple ditutup pada perdagangan 7 Juli di 310,66 dolar AS, turun 0,64% dari sesi sebelumnya.