ADB Tingkatkan Perkiraan Pertumbuhan Korea Selatan menjadi 2,6% karena Kinerja Kuartal I yang Kuat

Bank Pembangunan Asia menaikkan perkiraan pertumbuhan Korea Selatan menjadi 2,6% dari 1,9% pada 8 Juli waktu setempat, mengutip hasil kuartal pertama yang lebih kuat dan langkah respons pemerintah terhadap konflik Timur Tengah. Proyeksi tahun depan meningkat menjadi 2,0% dari 1,9%. Outlook ini sejalan dengan perkiraan Bank of Korea, IMF, dan OECD di angka 2,6%. Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan menyatakan revisi naik ini disebabkan kinerja ekonomi kuartal pertama yang melampaui ekspektasi dan efek penyangga dari kebijakan pemerintah dalam mengatasi ketegangan Timur Tengah.

Rincian Laporan ADB tentang Peningkatan Proyeksi Pertumbuhan

Laporan Asia Development Outlook dari ADB menaikkan proyeksi pertumbuhan tahun ini Korea sebesar 0,7 poin persentase menjadi 2,6%. Proyeksi tahun depan meningkat 0,1 poin persentase menjadi 2,0%. Revisi ini menempatkan outlook ADB sejalan dengan Bank of Korea (2,6%), Korea Development Institute (2,5%), IMF (2,6%), dan OECD (2,6%). Ekspor bulan Juni mencapai 102,2 miliar dolar AS, menandai pertama kalinya angka tersebut melampaui 100 miliar dolar AS menurut data yang dikutip dalam laporan.

Lembaga ini mengidentifikasi permintaan kecerdasan buatan global sebagai faktor utama pertumbuhan ekspor untuk 2026-2027. Kekuatan industri semikonduktor akan mengimbangi tekanan penurunan dari kenaikan biaya energi dan gangguan rantai pasok, menurut penilaian ADB. Pengeluaran konsumen diperkirakan tetap stabil didukung oleh kenaikan pasar saham, kinerja perusahaan teknologi informasi, dan kebijakan dukungan pemerintah.

Proyeksi Ekonomi Maju Wilayah Menggambarkan Ledakan Semikonduktor

ADB menaikkan proyeksi pertumbuhan untuk negara maju Asia-Pasifik lainnya bersamaan dengan Korea. Proyeksi Taiwan meningkat 1,9 poin persentase menjadi 9,5%, Hong Kong naik 0,4 poin persentase menjadi 3,0%, dan Singapura naik 1,2 poin persentase menjadi 3,2%, semuanya mencerminkan kinerja sektor semikonduktor yang kuat. Proyeksi Jepang tetap di angka 0,7%, Australia bertahan di 2,0%, sementara proyeksi Selandia Baru turun 0,3 poin persentase menjadi 1,6%.

Proyeksi Inflasi Disesuaikan dengan Dampak Harga Energi

Tingkat inflasi Korea diperkirakan mencapai 2,7% untuk tahun ini dan 2,2% untuk tahun depan. Kedua angka ini meningkat dari proyeksi sebelumnya masing-masing sebesar 0,4 poin persentase dan 0,2 poin persentase, mencerminkan kenaikan harga energi internasional yang berpengaruh terhadap harga konsumen. Penyesuaian ini memperhitungkan kenaikan biaya produksi akibat dampak konflik Timur Tengah di pasar energi.

Prospek Pertumbuhan Ekonomi Negara Berkembang Asia-Pasifik

ADB menurunkan proyeksi pertumbuhan untuk ekonomi berkembang di Asia-Pasifik sebesar 0,2 poin persentase menjadi 4,9% untuk tahun ini. Lembaga ini menyebutkan efek konflik Timur Tengah yang berkepanjangan termasuk kenaikan harga energi, gangguan rantai pasok, kenaikan biaya produksi, dan penurunan aktivitas ekonomi. Proyeksi tahun depan tetap di angka 5,1% karena dampak konflik diperkirakan akan berkurang dan tekanan penurunan akan mereda. Inflasi untuk ekonomi berkembang diperkirakan mencapai 4,3% tahun ini (naik 0,7 poin persentase) dan 3,4% tahun depan (tidak berubah).

ADB mengidentifikasi risiko penurunan potensial termasuk gangguan pasokan energi jangka panjang, penerapan kembali tarif AS, dan koreksi pasar saham.

FAQ

Apa yang diumumkan Bank Pembangunan Asia tentang ekonomi Korea Selatan pada 8 Juli?
ADB menaikkan proyeksi pertumbuhan Korea Selatan menjadi 2,6% dari 1,9% untuk tahun ini dan menjadi 2,0% dari 1,9% untuk tahun depan, mengutip kinerja kuartal pertama yang lebih kuat dan langkah kebijakan pemerintah dalam mengatasi dampak konflik Timur Tengah.

Mengapa ADB meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Korea?
Revisi naik ini mencerminkan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama yang melampaui ekspektasi dan efek penyangga dari kebijakan pemerintah dalam menanggapi ketegangan Timur Tengah, menurut penjelasan Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan tentang laporan ADB.

Bagaimana proyeksi Korea ADB dibandingkan dengan lembaga lain?
Proyeksi 2,6% dari ADB sejalan dengan perkiraan dari Bank of Korea (2,6%), IMF (2,6%), dan OECD (2,6%), sementara Korea Development Institute memproyeksikan 2,5%, menunjukkan konsensus di antara lembaga ekonomi utama.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar