Data terbaru tentang pasokan stablecoin menunjukkan pasar semakin terkonsentrasi pada dua penerbit besar. Menurut grafik, Tether (USDT) dan Circle (USDC) saat ini menguasai hingga 84,8% dari total pasokan stablecoin global, menegaskan peran sentral mereka dalam likuiditas pasar cryptocurrency.
Dari pertengahan 2021 hingga awal 2026, total pasokan stablecoin meningkat pesat dan baru-baru ini melewati angka 300 miliar USD. Sepanjang periode ini, USDT selalu menjadi stablecoin terbesar, memimpin dalam penerbitan baik selama siklus pertumbuhan maupun saat pasar mengalami volatilitas yang tinggi. USDC berada di posisi kedua, berkembang secara signifikan selama fase “risk-on” dan tetap mempertahankan pengaruh saat pasar melemah.
Sebaliknya, stablecoin lainnya seperti DAI, PYUSD, USDe, USD1 dan banyak token kecil lainnya hanya menguasai lebih dari 15% pangsa pasar. Hal ini mencerminkan sebuah kekuatan dua kutub yang jelas, semakin mendominasi aliran modal di bursa, protokol DeFi, dan aktivitas pembayaran lintas batas.
