Analis mempertanyakan pola penurunan tajam Bitcoin di awal perdagangan: Apakah Jane Street sedang memanipulasi pasar?

GateNews
BTC0,97%

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin kembali turun 0,70%, memperpanjang volatilitas tajam baru-baru ini, dan tren ini memicu semakin banyak keraguan tentang “manipulasi institusi.” Beberapa analis menunjukkan bahwa pola penurunan tajam Bitcoin yang sering terjadi sebelum dan sesudah pembukaan pasar AS terlalu konsisten, sehingga diduga kuat adanya operasi terpusat oleh lembaga perdagangan frekuensi tinggi.

Saat ini, pertanyaan inti pasar berfokus pada: apakah kelemahan Bitcoin disebabkan oleh manipulasi internal, bukan dinamika pasar alami. Meskipun kuartal keempat biasanya merupakan periode kuat bagi Bitcoin, sejak pasar anjlok pada 10 Oktober, Bitcoin tidak hanya gagal pulih, malah terus lebih lemah dari saham AS. Saham AS naik 8%, beberapa saham mencetak rekor tertinggi, namun Bitcoin masih 29% lebih rendah dari sebelum anjlok.

Yang lebih mengkhawatirkan, baik berita positif maupun negatif, BTC hampir selalu menunjukkan pola reaksi yang sama. Strategy (sebelumnya MicroStrategy) mengumumkan penambahan 10.000 Bitcoin tidak mendorong harga naik, justru diikuti dengan koreksi lagi. Selain itu, hampir setiap dua hari sekali terjadi likuidasi sekitar 500 juta dolar AS di pasar, namun harga terus melemah. Hal ini dianggap terkait dengan penjualan paksa dan kemungkinan tekanan dari institusi.

Beberapa analis menunjukkan, pola “likuidasi jebakan” Bitcoin yang anjlok tajam di akhir pekan lalu kemudian rebound dengan cepat sangat mirip dengan perilaku manipulatif: anjlok cepat menyebabkan likuidasi posisi long, kemudian harga tiba-tiba naik memicu likuidasi posisi short. Mekanisme “likuidasi berbentuk W” ini sangat kentara di periode likuiditas rendah.

Tuduhan paling menonjol datang dari analis pasar Bull Theory. Ia menunjukkan, sejak awal November, Bitcoin hampir selalu turun tajam dalam satu jam setelah pembukaan pasar AS, lalu perlahan pulih. Pola yang sangat teratur ini dianggap sebagai ciri khas operasi institusi perdagangan frekuensi tinggi.

Analis secara khusus menyoroti perusahaan perdagangan frekuensi tinggi global Jane Street. Mereka memegang ETF BlackRock IBIT senilai sekitar 2,5 miliar dolar AS, menjadi posisi kelima terbesar mereka. Analis menduga Jane Street mungkin melakukan penjualan besar di pasar ETF untuk menekan harga Bitcoin, lalu membelinya kembali di harga rendah, sehingga menciptakan siklus keuntungan.

Karena perdagangan ETF tidak dilakukan di blockchain, pasar sulit melacak jejak transaksinya. Hal ini juga memperbesar kekhawatiran publik tentang “manipulasi institusi secara diam-diam”. Pihak terkait menyatakan, strategi seperti ini dianggap sebagai “perdagangan palsu” (wash trading) yang ilegal di pasar keuangan tradisional, namun di pasar kripto saat ini belum ada batasan regulasi yang jelas.

Meski demikian, beberapa analis berpendapat, pengaruh institusi seperti ini mungkin hanya bersifat sementara. Setelah pembeli utama selesai mengakumulasi di harga rendah, Bitcoin mungkin akan kembali pada tren naik yang didorong oleh fundamental. (BeinCrypto)

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

ETF Bitcoin Mencatat Masuk Harian sebesar $238,46Juta Sementara ETF Ethereum dan Solana Mengalami Keluar Dana pada 11 Maret

Pesan bot Gate News, berdasarkan data pembaruan 11 Maret, ETF Bitcoin mencatat arus masuk bersih harian sebesar 3.392 BTC ($238,46 juta) dan arus masuk bersih 7 hari sebesar 3.543 BTC ($249,1 juta). ETF Ethereum menunjukkan arus keluar bersih harian sebesar 1.207 ETH ($2,49 juta) dan arus keluar bersih 7 hari sebesar 21.846 ETH ($45 m

GateNews18menit yang lalu

BTC 15 menit naik 0.63%:Pasar derivatif mengalami likuidasi besar sebagai pendorong utama, resonansi transfer besar di on-chain memperbesar volatilitas

2026-03-11 14:15 hingga 2026-03-11 14:30 (UTC) selama periode, harga Bitcoin (BTC) mengalami pergerakan singkat, data lilin menunjukkan bahwa dalam 15 menit tingkat pengembalian mencapai +0.63%, kisaran harga 70170.3 - 70694.9 USDT, dengan volatilitas sebesar 0.75%. Selama periode ini, perhatian pasar meningkat, volatilitas menjadi lebih tajam, menarik minat partisipasi jangka pendek dari kedua belah pihak, baik bullish maupun bearish. Pergerakan ini didorong terutama oleh perilaku margin call besar-besaran di pasar derivatif. Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa ketika pasar futures dan kontrak perpetual mengalami margin call besar-besaran dari kedua belah pihak,

GateNews35menit yang lalu

BTC jatuh di bawah 70000 USDT

Bot Berita Gate pesan, tampilan pasar Gate, BTC menembus 70000 USDT, harga saat ini 69992.9 USDT.

CryptoRadar1jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar