Pencarian Google untuk "depresiasi dolar AS" mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, permintaan pasar terhadap Bitcoin dan aset digital terus meningkat.

GateNews
BTC0,97%
ETH1,69%

Seiring kebijakan Federal Reserve (The Fed) beralih dari pengetatan ke pelonggaran, kekhawatiran pasar global terhadap prospek dolar AS terus meningkat. Volume pencarian “debasement dolar (dollar debasement)” di Google mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada kuartal ini, mencerminkan sensitivitas investor terhadap penurunan nilai mata uang yang meningkat pesat. Tren ini mendorong aset digital seperti Bitcoin menjadi alat lindung nilai baru.

Menurut BarChart yang mengutip data Bloomberg dan Google Trends, tahun ini pencarian kata “debasement dolar” melonjak signifikan dan dalam beberapa minggu terakhir mencapai titik tertinggi dalam sejarah di kawasan Amerika Serikat. Google Trends menunjukkan, sejak 2012 belum pernah ada peningkatan minat pencarian yang begitu terfokus dan konsisten. Perubahan perhatian publik ini sangat berkaitan dengan latar belakang makro di mana indeks dolar terus mengalami penurunan.

Data TradingView mencatat, indeks dolar (DXY) sejak awal tahun terus bergerak turun dan pada pertengahan September menyentuh titik terendah dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, indeks tersebut hanya sedikit lebih tinggi dari level terendah itu, menunjukkan kelemahan dolar terhadap mata uang utama dunia. Pada saat yang sama, “perdagangan devaluasi” (devaluation trade) menjadi topik hangat di pasar tahun ini. Investor mencari aset alternatif untuk lindung nilai terhadap risiko dolar, terutama di tengah meningkatnya pasokan uang.

Pengusaha Anthony Pompliano pernah menyoroti bahwa investor institusi mulai menyadari risiko sistemik dari penurunan nilai dolar. Ia menegaskan, di saat ekspansi moneter belum menunjukkan tanda-tanda berhenti, alat lindung nilai tradisional semakin kehilangan efektivitasnya. Data The Fed menunjukkan, suplai uang M2 Amerika Serikat telah mencapai rekor tertinggi, semakin memperkuat kekhawatiran pasar terhadap penurunan nilai dolar.

Analis secara umum menilai, seiring The Fed beralih dari pengetatan kuantitatif (QT) ke pelonggaran kuantitatif (QE), likuiditas pasar akan membaik secara signifikan dan laju ekspansi moneter pun bisa meningkat. Lingkungan makro ini dinilai sebagai katalis kuat bagi aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum.

Analis kripto “Bull Theory” menyoroti, jika The Fed menurunkan suku bunga sekaligus kembali membeli obligasi pemerintah, hal itu bisa memicu pola likuiditas kuat seperti siklus 2020–2021. Ia percaya, pelemahan dolar biasanya berkorelasi positif dengan kenaikan harga kripto, sementara kondisi makro saat ini termasuk salah satu yang paling mendukung aset digital dalam beberapa tahun terakhir.

Seiring istilah “debasement dolar” semakin populer di kalangan publik, semakin banyak investor yang melirik kripto sebagai alat lindung nilai terhadap penurunan nilai mata uang fiat dan risiko sistemik. Aset digital berpotensi menarik arus dana yang lebih besar dalam beberapa bulan mendatang, terutama jika sinyal pelonggaran terus didorong oleh lingkungan makro global.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

ETF Bitcoin Mencatat Masuk Harian sebesar $238,46Juta Sementara ETF Ethereum dan Solana Mengalami Keluar Dana pada 11 Maret

Pesan bot Gate News, berdasarkan data pembaruan 11 Maret, ETF Bitcoin mencatat arus masuk bersih harian sebesar 3.392 BTC ($238,46 juta) dan arus masuk bersih 7 hari sebesar 3.543 BTC ($249,1 juta). ETF Ethereum menunjukkan arus keluar bersih harian sebesar 1.207 ETH ($2,49 juta) dan arus keluar bersih 7 hari sebesar 21.846 ETH ($45 m

GateNews19menit yang lalu

BTC 15 menit naik 0.63%:Pasar derivatif mengalami likuidasi besar sebagai pendorong utama, resonansi transfer besar di on-chain memperbesar volatilitas

2026-03-11 14:15 hingga 2026-03-11 14:30 (UTC) selama periode, harga Bitcoin (BTC) mengalami pergerakan singkat, data lilin menunjukkan bahwa dalam 15 menit tingkat pengembalian mencapai +0.63%, kisaran harga 70170.3 - 70694.9 USDT, dengan volatilitas sebesar 0.75%. Selama periode ini, perhatian pasar meningkat, volatilitas menjadi lebih tajam, menarik minat partisipasi jangka pendek dari kedua belah pihak, baik bullish maupun bearish. Pergerakan ini didorong terutama oleh perilaku margin call besar-besaran di pasar derivatif. Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa ketika pasar futures dan kontrak perpetual mengalami margin call besar-besaran dari kedua belah pihak,

GateNews36menit yang lalu

BTC jatuh di bawah 70000 USDT

Bot Berita Gate pesan, tampilan pasar Gate, BTC menembus 70000 USDT, harga saat ini 69992.9 USDT.

CryptoRadar1jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar