Pasar kripto saat ini sedang bersiap untuk sebuah peristiwa penting, sementara hingga $14,2 miliar opsi Bitcoin ($BTC) akan kedaluwarsa di Deribit hari Jumat ini. Kedaluwarsa kuartalan tersebut merupakan salah satu yang terbesar tahun ini, meningkatkan spekulasi tentang dampak besar terhadap likuiditas yang lebih luas dan arah pasar dalam jangka pendek.
🚨 BITCOIN: $14 Miliar Opsi Bitcoin Kedaluwarsa Jumat Saat Jendela Serangan Iran Trump Mendekat Hampir $14,2 miliar opsi Bitcoin akan kedaluwarsa di Deribit hari Jumat pukul 8:00 UTC, salah satu kedaluwarsa kuartalan terbesar tahun ini, hanya beberapa jam sebelum penundaan 5 hari Trump terhadap serangan ke Iran… pic.twitter.com/LcmL5u3V9t
— BSCN (@BSCNews) 25 Maret 2026
Menurut data dari BSCN, skala perkembangan ini dapat membentuk sentimen investor yang lebih luas sekaligus meningkatkan aktivitas perdagangan di bursa-bursa utama. Langkah ini terjadi menjelang batas waktu penundaan 5 hari yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump terkait kemungkinan serangan terhadap struktur kekuasaan Iran.
Opsi Bitcoin Senilai $14,2 Miliar Akan Kedaluwarsa Saat Max Pain Mendekati $75K
Data pasar mengungkapkan bahwa opsi Bitcoin ($BTC) senilai $14,2 miliar di Deribit akan kedaluwarsa hari Jumat. Ini menandai salah satu peristiwa kedaluwarsa kuartalan terbesar selama bertahun-tahun. Khususnya, titik “max pain” untuk kedaluwarsa opsi ini berada di sekitar angka $75.000. Oleh karena itu, angka ini secara signifikan di atas harga Bitcoin ($BTC) terbaru, yaitu $71.000.
Dalam pasar opsi, tingkat max pain menunjukkan harga yang membuat sebagian besar kontrak menjadi tidak bernilai. Ini kadang-kadang dapat mempengaruhi trajektori jangka pendek. Berdasarkan dinamika ini, para pengamat pasar berpendapat bahwa pembuat pasar mungkin mencoba mengarahkan operasi perdagangan ke tingkat tersebut untuk menyeimbangkan posisi sekaligus mengelola likuiditas selama fase kedaluwarsa.
Risiko Geopolitik dan Penundaan Gencatan Senjata Meningkatkan Kekhawatiran di Pasar
Banyak yang menganggap bahwa $75.000 berpotensi menjadi wilayah resistensi penting bagi $BTC dalam beberapa hari ke depan. Jika harga mendekati atau melewati level tersebut, kemungkinan besar akan mengubah sentimen pasar secara luas dan mendorong pasar menuju periode bullish besar. Meski begitu, volatilitas sering melonjak di sekitar kedaluwarsa derivatif besar.
Menurut BSCN, perkembangan geopolitik juga memperkuat ketidakpastian dalam situasi ini. Iran dilaporkan menolak proposal perdamaian 15 poin dari AS, meningkatkan kemungkinan eskalasi ketegangan setelah beberapa upaya untuk menjaga perdamaian. Ketidakadaan kontrak gencatan senjata yang pasti dapat menyebabkan peningkatan volatilitas di pasar global, termasuk perdagangan kripto.