Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini saya melihat Kiyosaki kembali berbicara di X, penulis buku "Rich Dad Poor Dad" ini tetap pesimis tentang inflasi—dan dia berpendapat bahwa kali ini benar-benar berbeda.
Dia mengaitkan tekanan inflasi saat ini dengan pergeseran dolar AS ke sistem berbasis minyak pada tahun 1974, menunjukkan bahwa ketergantungan terhadap minyak meningkatkan biaya energi, yang kemudian mendorong kenaikan harga berbagai barang seperti makanan dan bahan bakar. Logikanya adalah, ketegangan geopolitik yang berpusat pada minyak secara langsung mendorong kenaikan harga yang lebih luas.
Yang menarik, meskipun data resmi menunjukkan inflasi Februari sebesar 2,4%, dan inflasi inti hanya 2,5%, Kiyosaki tidak percaya begitu saja. Dia berpendapat angka-angka ini menutupi masalah struktural yang lebih dalam—keruntuhan sistem pensiun, utang global yang mencatat rekor, dan tekanan inflasi yang terus berlanjut. Pandangannya adalah, faktor-faktor ini yang digabungkan bisa memicu krisis keuangan yang lebih serius pada tahun 2026.
Saran Kiyosaki sangat langsung: simpan uang nyata—emas, perak, dan Bitcoin. Dia menekankan bahwa pasokan Bitcoin yang tetap adalah keunggulan utama, sebagai alat lindung terhadap inflasi. Bahkan, dia sebelumnya menyatakan rencananya untuk menambah kepemilikan Bitcoin saat harga mengalami koreksi, menganggapnya sebagai aset lindung serius, bukan sekadar spekulasi.
Dari sudut pandang investasi, Kiyosaki terus memperingatkan investor agar menjauh dari aset yang sangat dipengaruhi oleh ekspansi uang—mata uang fiat dan instrumen keuangan tradisional. Dia melihat ini sebagai peluang bagi mereka yang sudah siap, tetapi bagi yang belum siap, ini bisa menjadi bencana.
Saat ini harga Bitcoin sekitar 76.33K, dan dibandingkan dengan fluktuasi sebelumnya, posisi ini memang layak diperhatikan. Jika Anda juga tertarik dengan inflasi dan alokasi aset, tidak ada salahnya melihat pergerakan BTC dan aset alternatif lainnya di Gate.