Berdasarkan penelitian analis Hana Securities pada 20 Juli, saham SK Hynix turun 43% ke level krisis 2022, meski fundamental pasar yang mendasarinya tetap tangguh. Harga spot DRAM naik 2% secara pekanan dan 7% secara bulanan, sementara ETF yang berfokus pada DRAM mencatat arus masuk sebesar $4,5 miliar sejak Juli dan $2,4 miliar dalam lima hari perdagangan terakhir.
Para analis menilai penurunan saham itu berlebihan dibanding kondisi pasar yang sebenarnya. Mereka memperkirakan pengumuman pendapatan hyperscaler AS akhir bulan ini akan menjadi katalis utama bagi pemulihan saham semikonduktor. Belanja modal dari Alphabet, Microsoft, Meta, dan Amazon diproyeksikan meningkat 80%-92% hingga Q3 2026, yang berpotensi menopang margin operasi chip memori secara berkelanjutan.