Angkatan Bersenjata AS sudah 12 hari berturut-turut melakukan serangan udara ke Iran, tapi BTC justru semakin stabil?


Kalau ini terjadi beberapa tahun lalu, jenis konflik geopolitik seperti ini mungkin sudah membuat pasar jatuh sejak lama. Namun kali ini, respons pasar justru terlihat semakin tenang.
Sebenarnya penyebabnya sederhana: yang diperdagangkan pasar bukanlah berita, melainkan ekspektasi. Saat konflik baru meletus, yang dikhawatirkan semua orang adalah: apakah perang akan meningkat ke skala penuh? apakah Selat Hormuz akan ditutup? apakah pasokan energi global akan terganggu? Karena itu, aset berisiko lebih dulu turun.
Tapi seiring berjalannya waktu, meskipun AS sudah menggelar serangan udara hari ke-12 berturut-turut, pasar menemukan satu hal: konflik masih terutama terkonsentrasi pada target militer dan belum berkembang menjadi perang total. Lalu, dana mulai lagi memberi harga aset berisiko.
Namun ini tidak berarti risiko sudah hilang. Yang benar-benar perlu diwaspadai bukanlah serangan udara ke-n, melainkan apakah ada variabel baru yang muncul. Misalnya: apakah Iran langsung memperluas jangkauan balasan? apakah Selat Hormuz benar-benar terdampak? apakah AS akan meningkatkan eskalasi tindakan militernya lagi? apakah minyak mentah internasional melonjak cepat lagi?
Jika faktor-faktor ini tidak mengalami perubahan yang jelas, maka sensitivitas pasar terhadap kabar serupa bisa terus menurun. #美伊冲突
BTC-0,73%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan