Parlemen Inggris Meluncurkan Penyelidikan Besar untuk De-Banking Kripto



​Industri kripto menghadapi hambatan besar dalam mendapatkan layanan perbankan dasar, dan kini pemerintah Inggris resmi turun tangan. Kelompok Kerja Parlemen Inggris untuk Kripto dan Aset Digital, Crypto and Digital Assets All-Party Parliamentary Group (APPG), baru saja meluncurkan penyelidikan lintas partai untuk mengkaji secara sistematis “de-banking” terhadap bisnis dan konsumen kripto.

​Krisis Jalur Perbankan
​Meski pemerintah Inggris menyatakan ambisinya untuk menjadi “hub” kripto global, perusahaan aset digital yang sah justru dicekik oleh bank-bank tradisional.

​Penolakan Meluas: Bank-bank besar Inggris (termasuk HSBC, NatWest, dan Santander) kian menolak membuka rekening bisnis dasar untuk startup kripto atau sangat membatasi layanan merchant mereka.

​Transaksi Terblokir: Survei terbaru oleh UK Cryptoasset Business Council mengungkap bahwa bank memblokir atau menunda secara mencengangkan 40% dari seluruh transaksi ke platform kripto. Satu bursa yang tidak disebutkan namanya bahkan melaporkan hampir £1 miliar transaksi yang sah ditolak dalam satu tahun.

​Dampak Ekonomi: 70% bursa kripto yang disurvei menyatakan bahwa pembatasan perbankan ini secara langsung melumpuhkan kemampuan mereka untuk merekrut, berinvestasi, atau memperluas operasi di Inggris.

​Tujuan Penyelidikan
​Dipimpin oleh Lord Vaizey dari Didcot dan anggota parlemen Partai Buruh Gurinder Singh Josan, APPG menuntut jawaban. Penyelidikan ini akan mengumpulkan bukti tertulis dari bank, penyedia pembayaran, dan perusahaan fintech hingga 31 Agustus 2026.
​Fokus utamanya adalah menentukan apakah larangan menyeluruh dan batas transfer ini merupakan respons yang “sebanding” terhadap risiko penipuan dan pencucian uang. Para legislator tengah menyelidiki apakah bank secara tidak adil menekan inovasi dengan menolak membedakan antara platform lepas pantai berisiko tinggi dan perusahaan di Inggris yang sepenuhnya berlisensi dan teregulasi.

Sementara Financial Conduct Authority (FCA) bersiap menerima permohonan otorisasi penuh dari perusahaan kripto pada akhir tahun ini, muncul kontradiksi yang mencolok: Apa gunanya lisensi regulasi jika sistem perbankan memperlakukan Anda sebagai pihak yang tidak dapat dijangkau? Jika Inggris ingin mempertahankan keunggulan kompetitifnya di fintech, penyelesaian kemacetan perbankan ini sangatlah kritis.#UKCrypto
HSBC1,99%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 4
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
HalfLifeHodler
· 18jam yang lalu
Ironisnya, di sini FCA bersiap membuka proses peninjauan izin, sementara di sana bank bahkan tidak mau membuka rekening—memegang izin tapi tidak bisa menggunakannya, bukankah itu sama saja menerbitkan cek kosong?
Lihat AsliBalas0
GridTrader
· 18jam yang lalu
调查当然 bagus, tapi sampai 2026 baru mengumpulkan bukti? Bunga daylily pun sudah dingin. Sekarang seharusnya bank menjelaskan kenapa bahkan transfer nominal kecil saja sampai ditahan.
Lihat AsliBalas0
TradFiDefector
· 18jam yang lalu
40% transaksi ditolak, kira-kira satu triliun poundsterling tertahan—ini jelas bukan “pencegahan risiko”, melainkan membunuh industri. Bisakah bank membedakan platform berisiko tinggi dan perusahaan yang patuh regulasi?
Lihat AsliBalas0
ImpulseControl
· 19jam yang lalu
Akhirnya ada yang mengurus ini. Bank memotong sekaligus, bahkan perusahaan berizin kami pun ditolak. Kalau pemerintah bilang mau menjadikan negara ini pusat kripto, bukankah itu cuma janji manis?
Lihat AsliBalas1
  • Disematkan