Ketika Pak Tejo Nyemplung ke Dunia Kripto Lalu Tenggelam 😂



Pak Tejo dikenal sebagai orang paling ‘konservatif’ di kampungnya. Kalau soal uang, prinsipnya jelas: “Lebih baik disimpan di bawah bantal daripada buat investasi yang tidak jelas karena maraknya penipuan.” Semua tetangga juga tahu, uang logam saja ia bungkus kain agar tidak ‘kabur’. Tapi hari itu berbeda. Dunia Pak Tejo terguncang oleh satu kata, yaitu : Bitcoin.

Suatu hari, anaknya yang baru lulus kuliah membawa kabar bombastis.

“Pak, sekarang zamannya investasi kripto. Beli Bitcoin bisa kaya dalam waktu 3 bulan!”

Mata Pak Tejo membulat. “Bitcoin itu koin yang bisa dibeli lewat hape yang lagi viral itu ya?”

Si anak mengangguk mantap, lalu menunjukkan grafik BTC yang sedang meroket naik.

Pak Tejo yang baru saja menjual kebun pisangnya merasa tertantang. “Ya sudah, belikan saya Bitcoin itu, langsung borong semua dengan separuh uang penjualan kebun!”

Beberapa jurus kemudian separuh uang hasil panen lenyap ke aplikasi kripto. Pak Tejo merasa keren, seolah-olah sudah satu level dengan investor Wall Street. Bahkan di warung kopi ia mulai duduk lebih tegak.

“Sekarang saya mainnya investasi internasional,” katanya sambil memperlihatkan aplikasi kripto ke temannya yang cuma main domino online.

Hari pertama, harga BTC naik 2%. Pak Tejo senyum-senyum sendiri sambil nyeruput kopi.

“Lihat, ini baru namanya bisnis masa depan!” Sambil memperlihatkan asetnya kepada teman nongkrong.
Ia bahkan mulai mencari tahu arti kata ‘blockchain’, meski mengartikannya sebagai semacam pagar digital.

Hari kedua, BTC turun 10%. Pak Tejo mulai gelisah. “Nak, ini cuma penurunan sementara saja, kan?”

Anaknya menjawab, “Iya, Pak. Biasa saja itu. Namanya juga market kripto.”

Namun malam harinya, BTC nyungsep lagi 15%. Total sudah minus 25% hanya dalam waktu dua hari. Pak Tejo langsung pucat.

“Ini bukan penurunan biasa, ini seperti kuburan massal!” katanya sambil mencubit lengannya sendiri, memastikan bahwa ini bukan mimpi buruk.

Besoknya, ia kembali ke warung kopi dengan terduduk lesu. Temannya bertanya,
“Tejo, gimana kabar investasi masa depanmu?”

Dengan wajah kosong ia menjawab, “Sudah saya matikan notifikasinya. Saya trauma tiap HP bunyi.”

Yang menarik, para tetangga yang awalnya ingin ikut-ikutan, kini malah pura-pura sibuk memetik daun singkong setiap kali Pak Tejo lewat.

Mereka ingin lihat dulu apakah ini investasi beneran atau jalan ke jurang. Ibu-ibu di arisan pun hanya bisik-bisik, “Itu lho, Pak Tejo yang main kripto itu……., katanya sekarang lebih sering menyiram bunga daripada mengecek saldo.”

Tapi anehnya, malam-malam diam-diam dia cek harga BTC lagi. Bahkan sempat buka YouTube, nonton analisa kripto sambil berbisik, “Kalau naik 30% dari sini, modal saya balik nih...”

Pesan Moral dari kisah ini : Kripto bisa bikin orang biasa jadi investor dalam waktu dua hari = entah meroket ke bulan atau malah nyungsep ke jurang? 🤣🤣

Karya : Supra 😎
BTC0,65%
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan