Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 30+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Beberapa waktu yang lalu muncul pertanyaan menarik: Bisakah seorang kriptografer yang telah meninggal bernama Len Sassaman menjadi Satoshi Nakamoto yang misterius? Pembuat film Cullen Hoback saat itu mengumumkan sebuah dokumenter HBO, di mana dia berjanji akan mengungkap identitas asli pencipta Bitcoin. Internet menjadi heboh, dan di Polymarket para penjudi tiba-tiba secara besar-besaran memasang taruhan pada Len Sassaman sebagai kandidat yang paling mungkin.
Siapakah sebenarnya Len Sassaman ini? Seorang jenius kriptografi yang sejak remaja pindah dari Pennsylvania ke San Francisco dan bergabung dengan gerakan Cypherpunk. Dia belajar dari David Chaum, tokoh legendaris dalam kriptografi modern, dan bekerja pada proyek-proyek terkenal seperti PGP. Sassaman juga mengembangkan Pynchon Gate, sebuah pengembangan dari teknologi Remailer yang memungkinkan komunikasi anonim. Bersama istrinya Meredith Patterson, dia kemudian mendirikan startup Osogato.
Spekulasi bahwa Len Sassaman bisa jadi Satoshi didasarkan pada beberapa kesamaan mencurigakan. Sassaman pernah bekerja sama dengan Hal Finney – dan Finney adalah orang pertama yang berkontribusi pada kode Bitcoin dan berkomunikasi langsung dengan Nakamoto. Keduanya sangat tertarik dengan teknologi Remailer, yang merupakan pendahulu langsung dari Bitcoin. Sassaman bahkan pernah membahas kesalahan byzantine, tepatnya masalah yang kemudian diselesaikan Nakamoto melalui blockchain. Waktu kejadian juga mencurigakan: Nakamoto menghilang pada April 2011, dan Len Sassaman meninggal hanya beberapa bulan kemudian, pada Juli 2011, di usia 31 tahun.
Tapi di sinilah masalah utamanya: Meredith Patterson, janda Sassaman, dengan tegas membantah hal ini. Dia mengatakan secara terbuka bahwa suaminya yang telah meninggal tidak, menurut pengetahuannya, adalah Satoshi Nakamoto. Dan jujur saja, ada kandidat lain yang juga kuat seperti Adam Back atau Nick Szabo, yang secara teknis cocok. Dokumenter HBO pada akhirnya tidak memberikan jawaban pasti – identitas Satoshi tetap menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah kripto. Bagaimanapun, Len Sassaman akan terus dikenang sebagai kriptografer brilian dalam sejarah blockchain, entah dia Satoshi atau bukan.