Jadi, saya merasa menarik mengikuti apa yang baru saja diumumkan TSMC tentang situasi chip. CEO mereka sangat langsung: kekurangan chip AI ini bukan masalah sementara, akan tetap bersama kita setidaknya hingga tahun 2027. Maksudnya, ini bukan spekulasi, ini yang perusahaan lihat secara praktis.



Angka-angkanya berbicara sendiri. Pendapatan Q1 mencapai US$35,9 miliar, pertumbuhan lebih dari 40% dari tahun ke tahun. Dan yang paling relevan? Pengeluaran modal didorong ke US$56 miliar, yang pada dasarnya adalah batas maksimal yang bisa mereka keluarkan. Presiden Wei Jhe-jia sangat jelas dalam konferensi: permintaan untuk AI "sangat kuat", tetapi kapasitas produksi tidak mampu mengikuti. Dia berulang kali mengatakan bahwa "tidak ada jalan pintas" — membangun pabrik baru membutuhkan waktu 2 hingga 3 tahun.

Yang paling mencolok adalah bahwa TSMC melakukan sesuatu yang langka: memperluas kapasitas 3 nanometer secara global. Pabrik baru direncanakan di Taiwan, Arizona, dan Jepang, tetapi semua ini baru akan mulai memproduksi secara massal antara 2027 dan 2028. Sementara itu, permintaan terus meledak.

Dan jika Anda pikir ini hanya masalah manufaktur, lihat apa yang terjadi di pasar sewa GPU. Data dari SemiAnalysis menunjukkan bahwa sewa tahunan H100 naik hampir 40% dalam enam bulan — dari US$1,70 per jam pada Oktober menjadi US$2,35 pada Maret. Beberapa penyedia melaporkan kenaikan yang bahkan lebih besar, antara 20% hingga 30%. Seri H seluruhnya sudah habis, dan seluruh kapasitas seri Blackwell sudah dipesan hingga September 2026.

Akibatnya? Penyedia cloud China mulai menaikkan harga secara berantai. Tencent Cloud, Alibaba Cloud, dan Baidu Smart Cloud sudah melakukan beberapa kenaikan tahun ini. Tencent mengumumkan kenaikan hingga 4 kali lipat pada beberapa model, Alibaba naik hingga 34%, Baidu antara 5% hingga 30%. Dan masih ada lagi yang akan datang.

Logikanya sederhana: keempat penyedia cloud besar (Google, Microsoft, Meta, Amazon) berencana menghabiskan sekitar US$700 miliar dalam capex pada 2026, peningkatan lebih dari 60% dibandingkan 2025. NVIDIA menguasai 85-90% pasar GPU, jadi hampir seluruh uang ini akan masuk ke chip NVIDIA, yang diproduksi oleh TSMC. Di sisi lain, TSMC hanya mampu menghabiskan maksimal US$56 miliar, dan bahkan untuk membangun pabrik baru pun butuh bertahun-tahun untuk mulai memproduksi.

Perbedaan antara penawaran dan permintaan ini bersifat struktural. Kekurangan chip bukan hanya hambatan sementara, ini adalah kenyataan yang akan mendominasi pasar infrastruktur AI selama dua tahun ke depan. Bagi mereka yang membeli kapasitas, harga hanya akan cenderung naik. Bagi TSMC, NVIDIA, dan produsen memori HBM, ini adalah periode pertumbuhan yang hampir pasti.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan