Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini saya memperhatikan sebuah cerita yang cukup menarik tentang reaksi pasar terhadap AI. Pada tanggal 23/2 lalu, saham perusahaan kartu kredit besar seperti Visa, Mastercard, American Express, dan Capital One mengalami penjualan besar-besaran. Visa turun 4,4%, Mastercard kehilangan 6,3%, American Express turun 7,9%, dan Capital One bahkan turun hingga 8%. Penyebabnya adalah sebuah laporan dari Citrini Research yang menyatakan kekhawatiran bahwa AI dapat mengotomatisasi transaksi dan berpotensi menggantikan kartu kredit tradisional dengan stablecoin.
Tapi yang menarik adalah hanya dalam satu hari, The Kobeissi Letter justru memberikan sudut pandang yang sama sekali berbeda. Mereka berargumen bahwa AI sebenarnya dapat meningkatkan daya beli konsumen dengan mengurangi biaya, bukan merugikan. Pandangan ini tampaknya telah mengubah psikologi pasar. Pada tanggal 24/2, saham kartu kredit kembali stabil, bahkan menunjukkan sinyal positif. Visa, Mastercard, dan American Express tetap stabil atau sedikit meningkat, sementara Capital One pulih sekitar 4%.
Segala sesuatu menunjukkan bahwa pasar saat ini sangat sensitif terhadap setiap cerita yang berkaitan dengan AI. Sebuah laporan bisa menyebabkan kepanikan, tetapi sudut pandang yang seimbang juga bisa meredakannya dengan cepat. Ini juga menjadi bukti dari perdebatan mendalam yang sedang berlangsung tentang peran sebenarnya AI dalam merobohkan model bisnis saat ini atau menciptakan peluang pertumbuhan baru.