Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja memperhatikan sesuatu yang cukup menarik di sektor kendaraan otonom. Wayve, startup Inggris yang bersaing keras melawan Waymo, baru saja menutup putaran investasi strategis dengan beberapa pemain besar di industri semikonduktor.
Yang menarik di sini adalah bahwa ini bukan hanya soal uang. AMD, Qualcomm, dan Arm menyuntikkan 60 juta dolar ke perusahaan ini, yang terdengar sebagai jumlah yang relatif kecil jika dibandingkan dengan putaran 1,2 miliar dolar yang baru-baru ini diumumkan oleh Wayve. Tetapi yang benar-benar penting adalah siapa saja yang berinvestasi pada mereka.
Startup ini sekarang memiliki beberapa raksasa yang menguasai pasar chip, termasuk NVIDIA, sebagai pemegang sahamnya. Ini cukup signifikan jika dilihat dari perspektif strategis. Mereka bukan investor pasif, melainkan perusahaan yang jelas melihat potensi dalam teknologi kendaraan otonom yang dikembangkan oleh Wayve.
Apa yang ini tunjukkan adalah bagaimana sektor startup teknologi otonom terus menarik modal besar, terutama ketika datang dari pemain yang sudah mapan di bidang semikonduktor. Tampaknya perlombaan untuk menguasai teknologi ini masih jauh dari selesai.