Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mungkin perusahaan Anda tidak akan membutuhkan Anda di masa depan، cukup dengan salinan Anda yang didukung kecerdasan buatan untuk melanjutkan pekerjaan Anda.. Ini yang dilakukan sebuah perusahaan Tiongkok setelah menimbulkan kontroversi luas karena mengklaim menggunakan data mantan karyawan untuk membuat manusia buatan (AI) untuk melanjutkan pekerjaan setelah pengunduran dirinya.
Perusahaan game di Provinsi Shandong, Tiongkok utara, mengembangkan "karyawan digital" berbasis kecerdasan buatan yang meniru kinerja salah satu mantan karyawannya setelah mengundurkan diri.
Menurut yang beredar, perusahaan menggunakan data mantan karyawan yang bekerja sebagai spesialis sumber daya manusia untuk membuat salinan virtual yang mampu menjalankan tugas hariannya, termasuk menjawab pertanyaan, menjadwalkan janji, dan menyiapkan presentasi serta spreadsheet melalui Microsoft PowerPoint.
"Pegawai digital" ini muncul di antarmuka obrolan, di mana ia memperkenalkan diri kepada pengguna dengan mengatakan: “Saya adalah salinan digital dari mantan karyawan… Anda dapat mengajukan pertanyaan kapan saja, dan saya akan menjawab berdasarkan data dan dokumen yang pernah saya tangani sebelumnya."
Menurut salah satu karyawan perusahaan, model ini dilatih menggunakan materi dan data yang dibuat oleh mantan karyawan selama masa kerjanya, sehingga membangun sistem yang meniru gaya kerjanya dalam berinteraksi dan berperilaku.
Seorang pegawai di bagian sumber daya manusia menjelaskan bahwa eksperimen ini masih dalam tahap pengujian internal, dan bertujuan untuk menilai kemampuan kecerdasan buatan dalam menangani tugas rutin dan sederhana, serta menyebutkan bahwa model ini belum mencapai tingkat kematangan yang cukup untuk dipasarkan secara luas.
Ia menambahkan bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan pengembangan "karyawan digital" dengan antarmuka manusia di masa depan, yang dapat melakukan tugas penerimaan tamu, pengarahan, dan layanan kantor, sebagai bagian dari tren yang lebih luas menuju otomatisasi fungsi administratif.
Pengalaman ini menyoroti perubahan cepat di pasar tenaga kerja, di mana perusahaan semakin mengandalkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus membuka diskusi yang lebih luas tentang aspek etika dan regulasi dalam penggunaan data karyawan untuk membangun model digital yang meniru mereka.