Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ada sebuah cerita yang cukup menarik. Adam Back, CEO Blockstream, baru-baru ini menjadi pusat perhatian karena disebut-sebut oleh The New York Times sebagai salah satu kandidat pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto. Tapi yang lebih menarik adalah soal timing-nya—semua ini terjadi tepat saat Bitcoin Standard Treasury Company (BSTR) yang dia dirikan sedang bersiap untuk go public.
Pertama, mari bahas proyek BSTR ini. Perusahaan yang dipimpin Adam Back ini mengadopsi strategi cadangan Bitcoin, berencana memegang lebih dari 30.000 BTC, dan bertujuan menjadi salah satu lembaga kepemilikan Bitcoin terbesar yang terdaftar di bursa. Mereka sedang melakukan merger melalui SPAC, bekerja sama dengan Cantor Equity Partners I, dan mengumpulkan dana melalui PIPE sebesar 1,5 miliar dolar—ini adalah pendanaan PIPE terbesar dalam sejarah proyek terkait Bitcoin. Awalnya, merger ini diperkirakan akan selesai di kuartal pertama tahun ini, tapi sekarang tampaknya sudah memasuki tahap akhir.
Selanjutnya, mari lihat laporan dari The New York Times. Adam Back tidak hanya setuju untuk diwawancarai, tetapi juga terbang ke Miami khusus untuk pengambilan gambar. Semua ini terjadi saat BSTR sedang mengejar IPO dan sangat membutuhkan perhatian investor. Ada yang berpendapat bahwa ini tampak seperti PR yang dirancang dengan matang—laporan media yang mencolok, tanpa biaya, tapi mampu menciptakan kehebohan besar. Ini adalah promosi yang sangat efektif untuk perusahaan yang akan go public.
Jurnalis The New York Times, Carreyrou, dalam laporannya menyebutkan sikap kooperatif Adam Back, yang memicu diskusi di kalangan industri tentang niat sebenarnya. Analis ETF, Seyffart, secara blak-blakan di media sosial mengatakan: “Kalau kamu sedang IPO, PR tingkat tinggi tanpa biaya ini benar-benar keberuntungan dari langit.”
Yang menarik, hubungan antara identitas Satoshi Nakamoto, perkembangan IPO BSTR, dan rilis laporan besar ini sangat berdekatan waktunya, sehingga membuat orang bertanya-tanya. Apakah Adam Back memang sengaja melakukan ini, atau ini hanya kebetulan? Yang pasti, hype yang tercipta ini sangat membantu BSTR dalam menggalang dana. Cerita ini juga mengingatkan kita bahwa di pasar kripto, kadang berita, pendanaan, dan suasana pasar saling terkait dan jauh lebih kompleks dari yang kita bayangkan.