Saya tidak terlalu mahir menjelaskan strategi yang rumit, tetapi setiap kali melihat pengumpul hasil yang menampilkan APY dengan sangat menarik, reaksi pertama saya bukanlah "berapa banyak yang didapat," melainkan "dari kantong siapa hasil ini berasal." Singkatnya, kontrak hanyalah saluran, sumber airnya bisa berupa subsidi, selisih bunga pinjaman, atau ada pihak lain yang menanggung risiko fluktuasi/likuidasi/penyimpangan; ditambah lapisan "reinvest otomatis," saat suasana hati sedang panas rasanya lancar seperti puisi, saat suasana hati dingin akan menyadari bahwa lawan sebenarnya adalah diri sendiri.



Baru-baru ini, keributan tentang royalti NFT juga cukup mirip: semua orang bilang mendukung pencipta, tetapi begitu likuiditas menegang, mulai tawar-menawar. Pasar memang begitu, kelembutan memiliki biaya. Bagaimanapun, saat ini saya hanya melakukan dua hal saat melihat hasil: pertama, periksa izin kontrak dan ke mana dana pergi, lalu tanya, "Kalau besok tidak ada yang mau menanggung, APY-nya masih tersisa berapa." Lebih mekanis, hati jadi tidak mudah terbawa arus.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan