10 Status Latihan Diri dalam Trading hingga Puncaknya



1. Nolkan Emosi: Tidak riang berlebihan saat naik, tidak panik saat turun, saat penutupan posisikan emosi tertinggal di masa lalu.
Tutup posisi tanpa penyesalan, jangan balas dendam dalam trading, jangan trading demi balik modal, semua emosi saat menutup posisi menjadi nol!

2. Tutup Siklus Secara Mandiri: Tidak cari-cari, tidak menuruti buta, tidak berdebat; semua keputusan hanya setia pada aturan milikmu sendiri.

3. Lihat Esensi: Jangan tebak niat pihak utama, jangan kejar kabar burung kecil; hanya tanyakan apakah pergerakan saat ini bisa kamu pahami.

4. Percaya Mutlak: Percaya pada sistem, percaya pada disiplin, percaya pada diri sendiri; saat memasang order tidak ragu-ragu, saat menutup posisi tidak menyesal.

5. Disiplin yang Terpatri sampai ke Tulang: Aturan menjadi naluri, alami seperti bernapas; tidak perlu dipaksa untuk terus bertahan.

6. Tegas dalam Memutuskan: Kalau harus masuk, masuk; kalau harus mundur, mundur; tidak menunda sedetik pun, tidak serakah sesaat pun.
Kalau salah, kadang waktu untuk stop-loss yang menghentikan kerugian membuatmu terhindar dari satu bencana; mungkin penghasilan jadi berkurang, tapi menjaga modal ini selamanya benar!

7. Terima Kondisi Pasar: Jangan mengeluh tentang pergerakan pasar, hanya tanyakan apa yang harus kamu lakukan; pasar selalu benar, yang salah hanya keterikatan pikiran.
Melawan pasar mungkin membuatmu kembali modal, mungkin membuatmu membalikkan rugi menjadi untung; selalu ada sepatu yang basah di tepi sungai—kalau cuma sekali, kamu sudah bisa memulai lagi!

8. Ke Dalam untuk Mencari: Kalau merugi jangan menyalahkan pasar, kalau untung jangan mengandalkan keberuntungan; setiap trading adalah koreksi untuk dirimu sendiri.
Kalahan berarti penilaianmu tidak benar; ini adalah biaya trading yang harus sudah kamu rencanakan dari awal setiap kali. Tidak semua orang bisa profit setiap hari—terima stop-loss, pastikan stop-loss ditentukan sebelum masuk. Dengan begitu kamu jadi jauh lebih tenang. Ingat untuk menerima bahwa kamu bisa melakukan kesalahan, jangan terpaku!

9. Berpegang pada Nurani: Jangan sampai kebawa oleh keuntungan besar, jangan sampai terdorong mundur karena kerugian. Semakin dunia luar berisik, semakin hatimu tenang.
Kalau profit membesar jangan terlalu senang—itu memang hakmu. Kalau rugi sudah waktunya pergi, jangan tahan posisi; kalau tidak sanggup, jangan “hold”!

10. Kedamaian yang Paling Ultim: Tidak terkejut saat naik turun; untung rugi seraya dengan takdir. Trading adalah penyeberangan untuk dirimu sendiri, sekaligus berdamai dengan dirimu sendiri; ujungnya adalah menenangkan hati, disiplin, menerima, dan menolong diri sendiri.

Semua prinsip sudah paham, tapi kenapa tetap tidak bisa melakukan trading dengan baik?! Ikuti saya, mari kita tumbuh bersama!
Catatan Pertumbuhan si “Wiras” (Trader Pemula)!
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan