Perwakilan Iran Seruan Kepada PBB untuk Mengambil Tindakan Tegas Terhadap Serangan Militer AS-Israel

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Perwakilan Iran di PBB, Iraj Masjidi, mengeluarkan pernyataan pada tanggal 2 di markas besar PBB di New York, menyerukan PBB untuk mengambil “tindakan tegas, jelas, dan tanpa keraguan” terhadap serangan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa serangan militer AS dan Israel terhadap Iran adalah tindakan “agresi yang disengaja”, secara terbuka melanggar Piagam PBB, dan merupakan serangan langsung terhadap dasar hukum internasional. Kedua negara secara sengaja menyerang pemimpin tertinggi Iran dan beberapa pejabat militer tinggi, yang secara serius melanggar hukum internasional dan merupakan serangan langsung terhadap kedaulatan dan kesetaraan negara. Tindakan ini mengancam seluruh sistem internasional. Amerika dan Israel secara sengaja menyerang warga sipil dan infrastruktur sipil Iran, termasuk serangan terhadap sebuah sekolah perempuan di Provinsi Hormozgan di Iran bagian selatan, menyebabkan banyak korban jiwa. Tindakan ini merupakan bentuk agresi, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Pernyataan tersebut menyatakan bahwa Iran tidak menghadirkan ancaman yang mendesak, dan program nuklirnya sepenuhnya untuk tujuan damai. Iran terus melakukan negosiasi diplomatik yang serius. Tidak ada dasar hukum yang dapat membenarkan serangan ini. Iran sedang menjalankan haknya untuk membela diri sesuai Pasal 51 Piagam PBB. Tindakannya sah, perlu, dan proporsional, hanya menargetkan sasaran militer musuh, dan tidak menargetkan warga sipil. Iran tidak menginginkan perang atau memperburuk situasi, tetapi tidak akan pernah menyerah terhadap kedaulatan. Selama agresi berlanjut, Iran akan dengan tegas dan tanpa ragu membela kepentingannya. Pernyataan tersebut menyatakan bahwa fakta dan tanggung jawab sangat jelas. Dewan Keamanan harus mengambil “tindakan tegas, jelas, dan tanpa keraguan”. Pernyataan juga menyebutkan bahwa pada hari pertama Iran menjabat sebagai Ketua Bergilir Dewan Keamanan PBB pada bulan Maret, Amerika Serikat mengadakan pertemuan tingkat tinggi tentang perlindungan anak-anak, teknologi, dan pendidikan dalam konflik bersenjata di bawah agenda “menjaga perdamaian dan keamanan internasional”, sementara pada saat yang sama meluncurkan serangan rudal ke kota-kota Iran, menyerang sekolah, dan membunuh anak-anak, yang merupakan tindakan “sangat memalukan dan munafik”. (Xinhua)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan