HEK dan Tezos Foundation menunjuk duet kuratorial untuk pameran virtual pertama mereka pada tahun 2026

XTZ1,23%
  • HEK dan Tezos Foundation telah menunjuk Auronda Scalera dan Alfredo Cramerotti sebagai kurator untuk pameran virtual pertama dalam kemitraan mereka tahun 2026.
  • Pameran ini, berjudul 404_LAND, akan dibuka pada 12 Juni di platform virtual HEK dan akan menyertakan NFT berbasis Tezos yang terkait dengan presentasi tersebut.

HEK dan Tezos Foundation kini mulai membentuk kemitraan mereka tahun 2026 secara nyata, dimulai dengan penunjukan Auronda Scalera dan Alfredo Cramerotti sebagai tim kuratorial untuk pameran virtual pertamanya. Sebuah pertunjukan seni digital yang dibangun di sekitar apa yang disembunyikan internet Pameran ini, berjudul 404_LAND, dijadwalkan dibuka pada 12 Juni di platform virtual HEK dan berlangsung hingga pertengahan Agustus. Scalera dan Cramerotti mendekati proyek ini melalui sebuah konsep yang cukup tajam. Alih-alih memperlakukan pesan kesalahan internet sebagai gangguan atau jalan buntu, mereka memakainya sebagai lensa untuk menelusuri zona-zona ruang online yang terabaikan — lapisan-lapisan tersembunyi, alamat yang tidak dapat dijangkau, serta celah-celah di dalam sistem yang dibentuk oleh algoritma, jaringan IP, dan firewall. Itu memberi pameran titik awal yang lebih menarik dibanding bahasa yang lazim seputar imersi digital atau pengalaman virtual. Kerangkanya kurang berfokus pada perayaan teknologi dan lebih pada pengkajian struktur yang menentukan apa yang terlihat, apa yang diblokir, dan apa yang menghilang ke latar belakang. Kedua kurator ini sudah dikenal luas karena bekerja melintasi pengaturan seni institusional maupun konteks yang lahir secara digital. Karya mereka sebelumnya mencakup proyek seperti Art Dubai Digital, serta peran penasihat yang terkait dengan lembaga-lembaga budaya besar. Latar belakang itu membuat mereka menjadi pasangan yang masuk akal untuk kemitraan yang berada di antara seni kontemporer, desain pameran virtual, dan distribusi berbasis blockchain. Akses virtual, keberadaan museum, dan NFT berbasis Tezos Pameran ini akan tersedia secara online melalui ruang virtual HEK, tetapi tidak hanya akan “hidup” di web. HEK mengatakan pengunjung juga dapat mengaksesnya melalui kios khusus di dalam lobi museum, menciptakan jembatan antara institusi fisik dan lingkungan pameran virtual. Bagian lain dari peluncuran adalah rilis NFT pendamping di objkt.com, yang dibangun di atas Tezos, bersama dengan tur pembukaan virtual yang dipimpin oleh para kurator. Pernyataan kuratorial lengkap dan daftar seniman yang berpartisipasi diperkirakan akan hadir pada bulan Mei. Bagi Tezos, proyek ini melanjutkan pola yang lebih luas. Blockchain tersebut secara bertahap memperdalam jejaknya di lingkaran seni digital, terutama di kalangan seniman dan institusi yang mencari lapisan onchain yang terasa lebih pas untuk pemrograman budaya dibanding bagian kripto yang lebih ramai. Bagi HEK, kolaborasi ini tampaknya menjadi cara untuk terus memperluas perannya sebagai museum yang bersedia memperlakukan ruang virtual bukan sebagai tambahan, melainkan sebagai format pameran yang sah dalam dirinya sendiri.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar