Berita Gate News, pada 17 Maret, setelah Strategy mengumumkan akumulasi Bitcoin terbesar sejak 2026, saham MSTR mengalami kenaikan yang signifikan. Perusahaan mengungkapkan bahwa antara 9 dan 15 Maret, mereka membeli 22.337 BTC dengan harga rata-rata sekitar 70.194 dolar AS, dengan total nilai sekitar 1,57 miliar dolar AS, yang mendorong suasana pasar menjadi lebih positif.
Setelah transaksi ini selesai, total kepemilikan Bitcoin Strategy meningkat menjadi 761.068 BTC, dengan total investasi sekitar 57,61 miliar dolar AS, dan biaya rata-rata sekitar 75.696 dolar AS. Perusahaan telah melakukan pembelian selama 12 minggu berturut-turut, semakin memperkuat posisinya sebagai pemegang Bitcoin terbesar dari perusahaan publik di dunia. Sumber dana utama berasal dari pendanaan melalui saham preferen dan saham biasa, termasuk penggalangan dana sebesar sekitar 1,18 miliar dolar AS dari saham preferen permanen Seri A 10%, dan sekitar 396 juta dolar AS dari saham biasa Seri A.
Setelah pengumuman tersebut, saham MSTR naik sekitar 6% sebelum pasar dibuka, mendekati harga 145 dolar AS. Sentimen pasar mengikuti pergerakan Bitcoin yang juga membaik, yang sempat naik di atas 73.600 dolar AS. Analisis menunjukkan bahwa 150 dolar AS merupakan level resistensi jangka pendek; jika berhasil ditembus, harga saham berpotensi naik lebih jauh ke sekitar 160 dolar AS. Di sisi bawah, 140 dolar AS menjadi level support penting; jika ditembus, harga bisa kembali ke kisaran 135 dolar AS.
Ketua eksekutif perusahaan, Michael Saylor, mengonfirmasi rencana akumulasi ini dan terus menyatakan optimisme terhadap nilai jangka panjang Bitcoin. Meskipun saat ini terdapat kerugian unrealized sekitar 3,35 miliar dolar AS, pasar percaya bahwa selama tren kenaikan Bitcoin tetap terjaga, strategi ini tetap berkelanjutan.
Dari segi struktur harga, Bitcoin saat ini berada di zona kunci. 72.500 dolar AS dipandang sebagai support jangka pendek; jika harga bertahan di atasnya, diperkirakan akan naik secara bertahap ke kisaran 80.000 hingga 90.000 dolar AS, bahkan berpotensi menantang angka bulat 100.000 dolar AS. Sebaliknya, jika menembus di bawah 70.000 dolar AS, hal ini dapat menekan kepercayaan pasar dan menurunkan performa aset terkait.
Selain itu, faktor makroekonomi juga patut diperhatikan. Keputusan suku bunga Federal Reserve yang akan diumumkan dapat mempengaruhi aliran dana, terutama di tengah meningkatnya permintaan ETF spot dan meningkatnya risiko geopolitik. Para analis menunjukkan bahwa pergerakan selanjutnya dari MSTR sangat bergantung pada performa harga Bitcoin, dan korelasi keduanya tetap signifikan dalam tahap ini.