Data terbaru tentang tingkat kepemilikan stablecoin berdasarkan negara menunjukkan bahwa Tether tetap menjadi stablecoin paling populer secara global, sementara USD Coin secara bertahap meningkatkan pangsa pasar di banyak pasar besar.
Nigeria memimpin dunia dalam penggunaan stablecoin dengan tingkat kepemilikan yang sangat tinggi: 59% pengguna memegang USDT dan 48% memegang USDC. Australia dan India juga mencatat tingkat partisipasi yang signifikan, masing-masing mencapai 34% dan 30% untuk USDT. Tren ini mencerminkan bahwa masyarakat di ekonomi dengan fluktuasi mata uang yang kuat sering menggunakan stablecoin sebagai saluran penyimpanan nilai alternatif.
Banyak pasar berkembang seperti Kolombia, Afrika Selatan, Filipina, Thailand, dan Argentina juga menunjukkan permintaan tinggi, terutama untuk pengiriman uang lintas negara dan tabungan.
Sementara itu, USDC mendominasi di beberapa pasar seperti Amerika Serikat, Jerman, Kolombia, dan Afrika Selatan, menunjukkan meningkatnya permintaan terhadap stablecoin yang memiliki kerangka hukum yang jelas.