XRP diperdagangkan di dekat $1,39 setelah berbulan-bulan mengalami penurunan. Komentator pasar Doctor Profit menyatakan bahwa aset ini tampak sangat undervalued karena Indeks Kekuatan Relatif mencapai wilayah oversold. Menurut analis, sinyal ini mirip kondisi yang terlihat saat dasar pasar Desember 2022.
Doctor Profit berbagi pengamatan ini saat meninjau indikator teknikal terbaru XRP. Menurut analis, RSI baru-baru ini mencapai level yang terakhir terlihat saat dasar pasar bear 2022.
Dia menulis bahwa XRP tampak “sangat undervalued” dalam kondisi saat ini. Analis juga mencatat bahwa sinyal beli sebelumnya muncul di dekat level $1,37.
Menurut Doctor Profit, sinyal ini menunjukkan kemungkinan harga yang lebih tinggi dalam beberapa minggu mendatang. Namun, pergerakan harga masih bergantung pada bertahannya level support.
Pernyataan ini muncul saat trader memeriksa indikator momentum dan zona support secara seksama. Oleh karena itu, perhatian beralih ke bagaimana XRP berperilaku di sekitar level saat ini.
Aktivitas pasar sebelumnya menunjukkan XRP menghabiskan bertahun-tahun dalam kisaran akumulasi yang sempit. Antara 2022 dan pertengahan 2024, harga diperdagangkan terutama antara $0,30 dan $0,60. Pembeli berulang kali mempertahankan support tersebut, membentuk fase konsolidasi yang berkepanjangan. Akhirnya, breakout kuat terjadi selama 2025.
Sumber: Santiment
Rally tersebut mendorong XRP melewati $2,00 dan kemudian menuju $3,30 hingga $3,40. Pergerakan ini mencerminkan momentum yang kuat dan partisipasi pasar yang lebih luas. Namun, tren kemudian berbalik. Pasar mulai mengalami penarikan secara perlahan menuju wilayah $1,37, yang sekarang berfungsi sebagai area support.
Yang menarik, zona ini sejajar dengan moving average yang sedang naik dan level resistance sebelumnya. Akibatnya, trader memantau level ini dengan seksama.
Sejak September 2025, XRP bergerak dalam tren penurunan yang berkelanjutan. Harga turun dari sekitar $3,10 ke dekat $1,39 pada Maret 2026. Grafik teknikal menunjukkan rangkaian higher low dan lower high. Sementara itu, moving average 50 hari tetap di bawah rata-rata 200 hari.
Struktur ini mengonfirmasi tekanan bearish yang berlanjut. Data volume juga menunjukkan lonjakan selama penjualan besar-besaran. Misalnya, penjualan besar terjadi awal Februari 2026. Pada periode itu, XRP sempat turun dekat $1,25 sebelum stabil.
Saat ini, pasar diperdagangkan di antara $1,35 dan $1,40. Support tampak di dekat $1,30–$1,35, sementara resistance di sekitar $1,45 hingga $1,70. Jika harga naik di atas $1,70, analis mencatat bahwa kemungkinan akan ada pergerakan menuju $2,00. Namun, kehilangan level $1,30 bisa membuka jalan untuk penurunan ke sekitar $1,20.