
XRP tahun ini terus mengalami tekanan, tetapi data on-chain dari Santiment mengungkapkan bahwa dompet paus yang memegang antara 1 juta hingga 100 juta XRP telah menambah sekitar 210 juta XRP dalam periode akumulasi terakhir, menunjukkan bahwa pemilik posisi besar secara diam-diam membangun posisi mereka saat sentimen pasar sedang lemah. Dari segi teknikal, XRP membentuk pola segitiga kompresi antara support di $1.30 dan resistance di $1.50, mengindikasikan bahwa tren arah sedang dipersiapkan.
(Sumber: Santiment)
Perbedaan perilaku antara investor ritel dan pemilik besar menjadi fenomena paling menarik dalam pasar XRP saat ini. Data on-chain menunjukkan bahwa sejak awal tahun, aktivitas transaksi XRP menurun secara signifikan, volume transaksi harian di blockchain menurun drastis, dan likuiditas menyusut—dalam kondisi ini, bahkan aliran dana yang moderat masuk atau keluar dapat memicu volatilitas harga yang besar.
Namun, justru di saat mayoritas investor ragu-ragu, paus justru meningkatkan pembelian mereka. Dompet besar yang memegang 1 juta hingga 100 juta XRP secara signifikan menambah saldo mereka baru-baru ini, dengan total akumulasi sekitar 210 juta XRP. Perilaku ini sesuai dengan logika investor besar: membangun posisi saat likuiditas rendah dan kepercayaan ritel rendah, menunggu pembalikan sentimen pasar untuk mendapatkan keuntungan berlebih.
(Sumber: Trading View)
Formasi teknikal pada grafik harian XRP mendukung prediksi bahwa “pergerakan besar akan segera terjadi.” Saat ini, XRP membentuk pola segitiga kompresi antara resistance di sekitar $1.50 dan support naik di atas $1.30, yang biasanya menandakan kekuatan bullish dan bearish sedang seimbang, menunggu momentum besar sebelum terjadi breakout.
Support utama: $1.30—bawah garis segitiga, menjaga posisi ini adalah syarat utama untuk pola bullish jangka pendek
Resistance utama: $1.50—breakout di atas ini akan mengonfirmasi kekuatan kenaikan yang efektif
Target kenaikan pertama: $1.61 (setelah menembus $1.50)
Target kenaikan kedua: $1.90 (jika momentum terus menguat)
Target kenaikan ketiga: $2.20 (jika pasar mencapai konsensus bullish besar)
Risiko penurunan: Jika support di $1.30 gagal ditembus, penurunan bisa mempercepat, dengan support berikutnya di sekitar $1.12
Kondisi likuiditas rendah di pasar XRP saat ini adalah pedang bermata dua. Dari sisi positif, jika aksi akumulasi paus menarik perhatian pasar dan memicu masuknya volume beli yang lebih besar, kondisi likuiditas yang menyempit dapat memperbesar potensi kenaikan, sehingga aliran dana kecil pun bisa mendorong kenaikan harga yang signifikan.
Namun, sisi negatifnya juga nyata: jika support di $1.30 gagal, likuiditas yang rendah akan memperkuat tekanan jual dan mempercepat penurunan harga ke sekitar $1.12 bahkan lebih rendah. Oleh karena itu, perhatian utama saat ini adalah apakah support di $1.30 akan bertahan—ini adalah titik kunci teknikal sekaligus pusat pertempuran antara bullish dan bearish dalam kondisi likuiditas rendah.
Akumulasi oleh paus adalah sinyal on-chain yang penting karena pemilik posisi besar biasanya memiliki pandangan jangka panjang dan cenderung membangun posisi saat pasar sedang lesu dan sentimen negatif. Akumulasi sebesar 210 juta menunjukkan bahwa mereka tetap optimis terhadap XRP dalam jangka panjang. Namun, akumulasi sendiri tidak menjamin kenaikan harga jangka pendek; pasar harus menunjukkan tanda-tanda perbaikan sentimen dan likuiditas yang pulih agar tren kenaikan bisa terpicu.
Pola segitiga kompresi adalah formasi teknikal umum yang menunjukkan bahwa harga sedang berfluktuasi dalam kisaran yang menyempit, dan kekuatan bullish maupun bearish sedang seimbang. Pola ini biasanya menandakan bahwa akan terjadi breakout besar dalam arah mana pun, tetapi arah tersebut harus dikonfirmasi oleh volume transaksi; pola ini sendiri tidak memprediksi arah pasti.
Support di $1.30 adalah level kunci dalam struktur teknikal saat ini. Jika level ini gagal ditembus, pola segitiga akan tetap utuh dan kemungkinan harga akan rebound. Namun, jika support ini gagal, dalam kondisi likuiditas rendah, tekanan jual bisa mempercepat penurunan ke support berikutnya di sekitar $1.12. Jika support di $1.12 juga gagal, maka penurunan lebih dalam harus dipertimbangkan dan akan membutuhkan evaluasi ulang terhadap posisi pasar jangka pendek.