Minat modal ventura di ruang kripto melambat karena investor beralih fokus ke kecerdasan buatan. Pendanaan VC kripto turun tajam pada awal Maret 2026, mencerminkan tren yang lebih luas dari pergeseran modal ke sektor dengan potensi pendapatan yang lebih cepat.
Pada minggu pertama bulan Maret, startup kripto hanya mengumpulkan dana sebesar $135 juta, kontras dengan periode sebelumnya di tahun ini saat pendanaan lebih kuat. Penurunan ini menunjukkan bahwa investor kini lebih memprioritaskan proyek dengan jejak yang terukur dan model pendapatan yang praktis.
Lonjakan investasi di bidang kecerdasan buatan sedang mengubah lanskap modal ventura. Startup AI sering menawarkan aliran pendapatan yang lebih cepat dan dapat diprediksi, membuatnya menarik di tengah kondisi pasar yang tidak pasti.
Tahun lalu, venture AI mengumpulkan hampir $193 miliar dalam pendanaan VC, menurut laporan dari Crunchbase dan PYMNTS. Sebaliknya, pendanaan VC kripto kesulitan mempertahankan momentum, menandakan bahwa investor menjadi lebih selektif terhadap proyek blockchain.
Data awal 2026 menunjukkan perlambatan secara jelas. Platform seperti DeFiLlama melaporkan bahwa total pendanaan VC kripto tahun ini tetap di bawah $1 miliar. Dana sebesar $135 juta yang terkumpul pada awal Maret merupakan salah satu total mingguan terlambat di tahun 2026. Meskipun ini tidak berarti kripto kehilangan relevansi, namun menunjukkan bahwa investor lebih teliti dalam menilai proyek dan lebih menyukai yang memiliki adopsi dan utilitas nyata.
Meski terjadi perlambatan, peluang tetap ada bagi proyek yang menggabungkan blockchain dengan AI. Usaha hybrid seperti pasar prediksi berbasis AI, sistem perdagangan otomatis, dan jaringan data terdesentralisasi menarik perhatian investor yang mencari solusi praktis.
Proyek-proyek ini dapat memperoleh manfaat dari situasi saat ini di mana pendanaan VC kripto tradisional bersikap hati-hati, tetapi investor tetap antusias terhadap inovasi yang menunjukkan nilai nyata.
Perubahan dalam pendanaan mencerminkan industri kripto yang semakin matang. Investor kini lebih tertarik pada proyek dengan hasil yang terukur daripada sekadar hype. Meski AI mendominasi berita utama, kripto memasuki fase di mana fundamental yang kuat dan aplikasi dunia nyata akan mendorong pendanaan. Startup yang mampu menggabungkan inovasi, utilitas, dan adopsi yang terukur mungkin menemukan peluang baru dalam lanskap VC kripto yang terus berkembang.