Kisah Asal Usul Sunny Lu: Dari Penipuan 100 BTC Hingga Membangun VeChain

CryptoNewsFlash
BTC-4,39%
VET-4%
ETH-5,32%

  • Sunny Lu dari VeChain masuk ke dunia kripto setelah kehilangan $300 dari pembelian 100 BTC yang gagal di Taobao, yang mendorongnya untuk meneliti Bitcoin.
  • Kemudian, Lu menggunakan blockchain untuk melacak rantai pasokan dan meluncurkan VeChain pada tahun 2015 untuk menargetkan verifikasi dan aplikasi perusahaan.

Perjalanan kripto Sunny Lu, pendiri dan CEO VeChain, dimulai dengan kerugian. Pada tahun 2012, dia mencoba membeli 100 BTC melalui daftar di Taobao dalam pencariannya untuk mendapatkan emas untuk World of Warcraft. Dia membayar sekitar $300, tetapi Bitcoin tersebut tidak pernah sampai. Kegagalan pembelian itu tidak membuatnya menjauh dari teknologi. Sebaliknya, itu memicu rasa ingin tahu. Pendiri VeChain membaca whitepaper Bitcoin dan tertarik pada sistem blockchain yang mendasarinya. Yang paling menarik baginya adalah konsep buku besar yang tidak menggunakan pihak pusat dan dapat menyimpan catatan.

Pada tahun 2012, perjalanan kripto Sunny Lu dimulai setelah dia tertipu sebanyak 100 Bitcoin saat mencoba membeli emas di World of Warcraft.

Penipuan itu membawanya ke jalur yang mengubah dunia blockchain perusahaan selamanya.

Ini adalah kisah asal-usul Sunny Lu dan VeChain. 🧵 pic.twitter.com/MRBjrh8i2q

— VeChain (@vechainofficial) 5 Maret 2026

Ketertarikan itu sesuai dengan latar belakang profesionalnya. Lu pernah bekerja di bidang data dan telekomunikasi, di mana menangani sistem informasi yang kompleks sudah menjadi bagian dari kariernya. Kemudian, di Louis Vuitton China, dia mengelola sistem informasi dan bekerja dalam pelacakan produk melalui proses produksi dan distribusi. Tantangan utama yang dihadapi industrinya adalah data rantai pasokan disimpan di berbagai sistem, masing-masing dikendalikan oleh pihak berbeda. Akibatnya, sulit untuk membuat catatan terpercaya yang dapat diakses secara bersamaan oleh semua pihak. Blockchain menawarkan alternatif, dengan data dibagikan kepada berbagai pihak di buku besar bersama. Bagaimana Kegagalan Awal Lu Mengarah ke VeChain Konsep ini menjadi dasar VeChain pada tahun 2015. Proyek ini diluncurkan untuk fokus terutama pada aplikasi bisnis, terutama dalam rantai pasokan dan verifikasi produk. Konsep awalnya berpusat pada pencatatan data terpercaya di antara beberapa peserta tanpa menyerahkan kendali kepada pihak pusat. Pada periode itu, Lu juga menghabiskan waktu berdiskusi tentang desain blockchain dan smart contract dengan pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, di Shanghai. Pertukaran tersebut membantu memperkuat pandangannya bahwa kasus penggunaan perusahaan memerlukan infrastruktur yang dibangun khusus untuk tujuan tersebut. Daripada memaksakan kebutuhan tersebut ke jaringan yang dirancang untuk tujuan lain, Lu beralih untuk membangun platform khusus.

Gambar courtesy dari VeChain.

VeChain terbentuk dari aktivitas bisnis nyata. Ia mengembangkan alat untuk melacak barang, memverifikasi keaslian, dan menghubungkan produk fisik dengan catatan digital. Pendekatan ini memberi perusahaan cara untuk mencatat riwayat produk dalam format yang dapat diverifikasi oleh berbagai pemangku kepentingan. Seiring waktu, model ini diadopsi dalam beberapa pengaturan komersial. Walmart China menggunakan VeChain untuk pelacakan makanan. BMW memperkenalkan VerifyCar untuk mengatasi masalah riwayat kendaraan dan jarak tempuh. UFC menggunakan verifikasi berbasis NFC untuk barang lelang tertentu. Kasus-kasus ini mengaitkan jaringan dengan aplikasi bisnis langsung, bukan spekulasi pasar. Proyek ini kemudian berkembang di luar pelacakan perusahaan. VeBetter menambahkan aplikasi yang memberi penghargaan atas tindakan harian yang diverifikasi seperti daur ulang, olahraga, keberlanjutan, dan upaya bersih-bersih komunitas. Minggu ini, ekosistem VeChain’s VeBetter melewati 48 juta tindakan terverifikasi di lebih dari 50 aplikasi langsung. CNF melaporkan bahwa lebih dari 5,2 juta dompet sekarang mendapatkan hadiah B3TR mingguan melalui sistem insentif jaringan.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar