(Sumber: Visa)
Visa baru saja mengumumkan bahwa mereka telah disetujui sebagai Super Validator di Canton Network, menandai proposal tata kelola blockchain pertama dari perusahaan tersebut. Langkah ini telah melewati tinjauan hukum dan kepatuhan internal Visa.
Catatan publik menunjukkan bahwa Visa mendapatkan persetujuan hanya dalam tiga hari setelah mengajukan pengajuan, serta memperoleh bobot validator tertinggi (Super Validator Weight 10). Status ini memberikan Visa kewenangan yang lebih besar dalam pengambilan keputusan inti dan proses tata kelola jaringan.
Rubail Birwadker, Global Head of Growth Products and Strategic Partnerships Visa, menyampaikan bahwa dengan mengoperasikan node validator di Canton Network, Visa memanfaatkan mekanisme kepercayaan pembayaran global dan keahlian tata kelolanya untuk memperkuat infrastruktur blockchain. Pendekatan ini memungkinkan institusi keuangan yang diatur untuk memindahkan proses pembayaran ke blockchain tanpa perlu mengubah operasional yang sudah berjalan.
(Sumber: CantonNetwork)
Canton Network merupakan blockchain Layer 1 publik yang dilengkapi perlindungan privasi, serta mendukung pengembangan aplikasi tanpa izin. Jaringan ini didukung oleh institusi keuangan besar dan perusahaan kripto, seperti BNP Paribas, Citadel Securities, DTCC, Goldman Sachs, Circle, dan Paxos.
Berbeda dari blockchain arus utama, desain Canton memprioritaskan privasi dan kerahasiaan di tingkat protokol—hal yang sangat penting bagi institusi keuangan yang menangani data bisnis dan transaksi sensitif. Canton menggunakan model konsensus validator yang lebih terpusat, sehingga meningkatkan finalitas transaksi dan efisiensi penyelesaian.
Meskipun pendekatan ini sedikit mengurangi ketahanan sensor desentralisasi, arsitektur Canton tetap memungkinkan pengembang membangun aplikasi secara bebas di jaringan.
Super Validator adalah inti dari tata kelola dan validasi di Canton Network. Sebagai Super Validator, Visa dapat terlibat langsung dalam operasi jaringan serta mengajukan atau memberikan suara dalam urusan tata kelola.
Saat ini, Canton Network mengoperasikan 849 node validator, dengan 42 di antaranya berstatus Super Validator. Secara keseluruhan, node-node ini menghasilkan sekitar $2,3 juta pendapatan biaya perdagangan harian. Super Validator terkemuka meliputi Nasdaq, DTCC, Broadridge, Tradeweb, Circle, Chainlink, dan YZi Labs—kantor keluarga pendiri Binance, Changpeng Zhao.
Visa menyatakan bahwa bergabung dengan Canton Network akan membantu memperluas bisnis stablecoin mereka. Perusahaan berupaya memanfaatkan infrastruktur pembayaran Canton untuk mendorong adopsi institusional aplikasi pembayaran dan penyelesaian on-chain.
Visa juga akan mengandalkan Stablecoins Advisory Practice untuk membantu perusahaan mengevaluasi partisipasi di Canton Network, termasuk pembayaran, penyelesaian, dan pengelolaan dana.
Visa menegaskan kembali strategi blockchain chain-agnostic, mendukung berbagai teknologi blockchain tanpa berfokus hanya pada satu chain.
Investasi Visa di bidang kripto dan blockchain telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Sorotan utamanya meliputi:
Meluncurkan kartu pembayaran dengan stablecoin di lebih dari 100 negara
Selain itu, startup Zenith baru-baru ini mendemonstrasikan teknologi atomic swap antara blockchain Canton dan EVM, yang berpotensi memudahkan integrasi aplikasi ekosistem Ethereum dengan Canton Network.
Penunjukan Visa sebagai Super Validator di Canton Network menandai keterlibatan lebih dalam institusi keuangan tradisional dalam infrastruktur blockchain. Melalui partisipasi dalam tata kelola jaringan, operasi node validator, dan aplikasi pembayaran stablecoin, Visa memperluas perannya di sektor kripto dan membuka peluang baru bagi institusi keuangan untuk membawa pembayaran dan penyelesaian ke on-chain. Seiring teknologi blockchain dan pasar keuangan semakin terintegrasi, kolaborasi lintas industri seperti ini akan semakin umum.





