Baru-baru ini, badan tata kelola jaringan Ethereum Layer 2, Optimism (OP), mengesahkan proposal penting: selama periode uji coba 12 bulan, 50% dari pendapatan bersih sequencer Superchain akan dialokasikan untuk pembelian kembali token OP. Dengan dukungan sekitar 84,4%, proposal ini menjadi langkah besar dalam memperkuat penangkapan nilai pada model ekonomi token OP.
Mekanisme ini memanfaatkan pendapatan jaringan untuk menciptakan permintaan berkelanjutan terhadap token OP, sehingga mempererat hubungan antara nilai token dan operasional protokol—melampaui peran OP sebelumnya yang hanya sebagai token tata kelola.
Proposal ini secara rinci mencakup:
Superchain merupakan kumpulan jaringan Layer 2 yang dibangun di atas OP Stack, seperti OP Mainnet, Base, Unichain, World Chain, Soneium, Ink, dan lainnya. Seiring jaringan-jaringan ini berkembang, basis pendapatan Superchain juga tumbuh, memberikan sumber pendanaan yang stabil untuk mekanisme buyback.

Gambar: https://www.gate.com/trade/OP_USDT
Pasca pengumuman mekanisme buyback, ekspektasi harga OP menjadi sangat fluktuatif. Data menunjukkan bahwa sebelum voting tata kelola, harga OP sempat turun ke kisaran $0,25. Setelah proposal disetujui dan sentimen pasar membaik, harga OP pulih secara moderat namun masih berada di bawah rekor tertingginya.
Secara umum, mekanisme buyback seperti ini menciptakan permintaan berkelanjutan terhadap token, sehingga dapat mengurangi tekanan suplai jangka panjang dan memperkuat kepercayaan pasar. Namun, dampak sebenarnya baru akan terlihat setelah program buyback berjalan dan respons pasar muncul.
Dalam jangka panjang, mengarahkan pendapatan protokol ke pembelian kembali token OP dapat memberikan beberapa nilai utama sebagai berikut:
Selain itu, seiring ekspansi Superchain di sektor Layer 2—misalnya, aktivitas yang meningkat di Base dan jaringan lain—mekanisme buyback ini berpotensi memberikan dukungan yang lebih kuat untuk nilai token di masa depan.
Walaupun secara teori mekanisme buyback meningkatkan penangkapan nilai, implementasinya menghadapi beberapa risiko potensial:
Pendapat komunitas mengenai proposal ini bervariasi. Para pendukung menilai buyback memperkuat insentif ekonomi, sementara pihak yang skeptis menyoroti dampak jangka pendek yang terbatas dan menekankan perlunya pemantauan berkelanjutan.
Secara ringkas, proposal terbaru OP yang mengalokasikan 50% pendapatan Superchain ke mekanisme buyback OP merupakan reformasi besar pada model ekonomi token dan menandai fase baru dalam strategi Optimism untuk penangkapan nilai. Dengan pelaksanaan program uji coba dan respons pasar yang mulai terlihat, mekanisme ini bisa menjadi model referensi penting dalam penciptaan nilai ekosistem Layer 2.
Bagi investor, memahami kerangka buyback berbasis pendapatan ini sangat penting untuk menilai potensi menengah hingga jangka panjang token OP secara menyeluruh.





